Neneng Khoiriah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Current Ratio Dan Debt to Equity Ratio Terhadap Return On Equity Pada PT. Pelangi Indah Canindo, Tbk Neneng Khoiriah; Cristine Prestarika Lukito
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan keuangan perusahaan dan upaya PT. Pelangi Indah Canindo Tbk dalam mencapai keuntungan optimal. Penelitian juga meneliti pengaruh parsial dan simultan Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity PT. Pelangi Indah Canindo Tbk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan publikasi perusahaan. Pengumpulan data melibatkan uji asumsi klasik, yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Selain itu, analisis juga dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa Current Ratio tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return On Equity, sedangkan Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh signifikan. Uji simultan menunjukkan bahwa Current Ratio dan Debt to Equity Ratio secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity dengan kontribusi sebesar 75,5%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Net Interest Margin dan Non Performing Loan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2025 Farida Indrastuti Ulinnur; Neneng Khoiriah
Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen)
Publisher : UNPAM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Interest Margin (NIM) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sub-sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2025. Sampel yang digunakan terdiri dari 4 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Net Interest Margin (NIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0,0002 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 4,129029 > ttabel 2,018082. Sedangkan Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai signifikansi 0,8230 > 0,05 dan nilai thitung sebesar -0,225113 < ttabel 2,018082. Secara simultan, kedua variabel independen yaitu Net Interest Margin (NIM) dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000610 < 0,05 dan Fhitung sebesar 8,915579 > Ftabel 3,225684. Temuan ini menegaskan bahwa faktor profitabilitas yang diwakili oleh NIM memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai perusahaan, sedangkan risiko kredit yang diukur melalui NPL tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) di Bursa Efek Indonesia Periode 2013 – 2024 Titin Fatimah; Neneng Khoiriah
Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen)
Publisher : UNPAM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jism.v6i1.58955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah (kurs) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode 2013–2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikasi sebesar 0,327 > 0,05 dengan nilai t hitung 1,045 < t tabel 2,306, suku bunga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikan 0,065 > 0,05 dengan nilai t hitung 2,141<t tabel 2,306, sedangkan nilai tukar rupiah (kurs) berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikan 0,002 < 0,05 dengan nilai t hitung 4,386 > 2,306. Secara simultan, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikasi 0,003 < 0,05 dengan nilai F hitung 11,504 > F tabel 4,256 . berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, di peroleh nilai R Square (R2) sebesar 0,741 menunjukan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskna 74,1 % variasi IHSG, sedangkan 25,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian.