Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah (kurs) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode 2013–2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikasi sebesar 0,327 > 0,05 dengan nilai t hitung 1,045 < t tabel 2,306, suku bunga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikan 0,065 > 0,05 dengan nilai t hitung 2,141 2,306. Secara simultan, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikasi 0,003 < 0,05 dengan nilai F hitung 11,504 > F tabel 4,256 . berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, di peroleh nilai R Square (R2) sebesar 0,741 menunjukan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskna 74,1 % variasi IHSG, sedangkan 25,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian.
Copyrights © 2026