Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Batik Empon-Empon sebagai Komoditi Unggulan Desa Pendem Mewujudkan Community Based Tourism Annisa Muizaningtyas Rosyidahlia El Bashor; Ardhya Sandrina Hadi; Laila Nur Fatimatuzzahro; Farhan Subagyo; Siti Nur Septiana; Fausta Nanda Sava Arkananta; Andrea Stefanus Marvens; Nabella Rizky Aurora; Tunjung Wisnu Dewantara; Reza Febrianto Kasim; Rysca Indreswari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Sumberbulu yang terletak di Desa Pendem berjarak 13 km dari pusat kota kabupaten Karanganyar. Pada tahun 2020, kelompok suvenir mendapatkan pelatihan pembuatan batik menggunakan software jBatik di bawah bimbingan Badan Otorita Borobudur sehingga tercipta 3 motif yaitu Jampi Usada, Anget-Anget, dan Siti Rajabrana. Sebagai desa wisata yang unggul, Sumberbulu memiliki tantangan dalam mengembangkan batik empon-empon hanya melalui software batik. Maka dari itu, tim bekerja sama dengan kelompok suvenir untuk membuat produk turunan motif batik empon-empon. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menitikberatkan partisipasi masyarakat secara aktif dalam pembangunan desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Hasil dari kegiatan pengabdian mitra ini dapat melatih dan mengembangkan inovasi produk batik motif empon-empon yang dapat meningkatkan income generating, dihasilkannya produk turunan batik, dan HKI Motif Batik Empon-Empon, yaitu Motif Siti Rajabrana, Jampi Usada, dan Anget-Anget. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong kemandirian mitra agar dapat memanfaatkan potensi batik yang dimiliki menjadi sebuah program eduwisata unggulan di Desa Wisata Sumberbulu.
ANALISIS RASIO KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2019-2023 Reza Febrianto Kasim; Ghani Candra Murti; Julita Elnisa Putri Nur Aisyah; Nadia Azzaira Azmarani; Yuliana Ristantya Ningsih
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2420

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen utama dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan pembangunan ekonomi daerah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan rasio APBD dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kebumen pada tahun 2019-2023 dengan menggunakan enam rasio keuangan: pertumbuhan pendapatan, kemandirian daerah, derajat desentralisasi fiskal, efektivitas PAD, efisiensi, dan keserasian belanja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang mengandalkan data laporan realisasi APBD. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Peraturan Bupati Kebumen dan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis rasio APBD Kabupaten Kebumen 2019–2023 menunjukkan efektivitas PAD yang baik. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya pertumbuhan pendapatan, kemandirian fiskal, dan alokasi belanja pembangunan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas alokasi anggaran daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kebumen. Selain itu, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengelolaan APBD untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kebumen, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pemerintah daerah.