Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploitation of Women in the Name of Capture Marriage Culture in Sumba in the Novel Women Who Cry to the Black Moon by Dian Purnomo Faridhatun Nikmah; Agus Nuryatin; Mulyono
Proceeding International Symposium on Global Educatiorg Psychology, and Cultural Synergy Vol 1 No 1 (2024): PROCEEDING INSPIRE 2024: INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON GLOBAL EDUCATION, PSYCHOLOGY,
Publisher : P3I UMSurabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/psychoseries.v1i1.25190

Abstract

The culture of captive marriage that occurs in Sumba as depicted in the novel Women Who Cry to the Black Moon by Dian Purnomo. This cultural practice represents an injustice against women and creates stigma for victims who escape abduction. Using a qualitative descriptive method, the study highlights how captive marriage violates women's right to freedom and leads to exploitation in cultural contexts. Forms of exploitation identified in the novel include rape, human trafficking, and violence against women. The findings emphasize that these exploitative practices significantly impact victims, necessitating prevention efforts and protection from families, society, and the state to safeguard women's rights.
- STRATEGI DAN MODEL DAKWAH GUS IQDAM DI MAJELIS SABILU TAUBAH MELALUI DISTRIBUSI KONTEN MULTIPLATFORM DIGITAL FARIDHATUN NIKMAH
QAULAN: Journal of Islamic Communication Vol. 6 No. 1 (2025): Qaulan: Journal of Islamic Communication
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/qaulan.v6i1.10628

Abstract

Era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi para pendakwah, sebab dakwah tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi harus mampu menjangkau audiens yang lebih luas melalui distribusi konten digital secara multiplatform. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dakwah Gus Iqdam dalam Majelis Sabilu Taubah serta menganalisis model pendekatan dakwah yang digunakan dalam konteks distribusi konten melalui media sosial seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap ceramah dan dokumentasi digital Gus Iqdam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Iqdam menyampaikan pesan dakwah dengan bahasa yang sederhana dan diselingi humor, sehingga membangun kedekatan emosional dengan jamaah dan menghilangkan kesan formalistik. Distribusi konten dakwah melalui berbagai platform digital memperluas jangkauan pesan dan memungkinkan akses yang fleksibel bagi audiens. Pendekatan dakwah yang digunakan meliputi tiga model utama: al-hikmah, al-mau‘izhah al-hasanah, dan al-mujadalah bi-allati hiya ahsan. Ketiganya diarahkan untuk membentuk pribadi yang religius dan inklusif tanpa memandang latar belakang sosial maupun kultural. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi dakwah yang adaptif, komunikatif, dan kreatif dalam menghadapi dinamika dakwah di era digital. Kata Kunci: Strategi Dakwah; Model Da’wah; Gus Iqdam; Multiplatfom Digital