Mukhsin Patriansah
Prodi Desain Komunikasi Visual, Universitas Indo Global Mandiri

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Iklan Rinso “Yuk Mulai Bijak Plastik!” Ditinjau Dari Model Analisis AIDA Shalyna Nadya Amalia; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.662

Abstract

Penggunaan plastik menjadi isu global yang mendesak terkait polusi plastik yang merusak ekosistem, membahayakan satwa liar, dan mengancam kesehatan manusia. Didasari persoalan tersebut, Rinso dan World Cleanup Day (WCD) melakukan kaloborasi mengakampanyekan iklan “Yuk Mulai Bijak Plastik” yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif plastik terhadap ekosistem dan lingkungan dengan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga alam Indonesia agar tidak tercemar oleh sampah, khususnya sampah plastik. Penelitian ini menggunakan metode AIDA (Attention, Interest, Desire, dan Action) dalam meninjau aspek aspek komunikasi, aspek pemasaran, serta aspek seni dan semiotika. Melalui analisis ini, penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana iklan tersebut menyampaikan pesan sosialnya, menarik perhatian publik, dan memotivasi tindakan positif terkait persoalan plastik. Melalui penelitian ini mampu memberikan sumbangsih terhadap pengurangan limbah plastik, dan mampu menjadi referensi bagi insan akademis dibidang Desain Komunikasi Visual dalam melakukan analisis terhadap iklan.
Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film “ Agak Laen ” Produser Studio Imajinari Muhammad Ubaidillah; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.664

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi humor dan identitas dalam film komedi Agak Laen yang tayang pada tanggal 1 Februari 2024 dari Studio Imajinari, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Melalui pendekatan semiotika, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen film seperti dialog, karakter, setting, dan kostum membangun makna denotatif dan konotatif, serta mengidentifikasi mitos atau ideologi yang diperkuat atau dikritik oleh film ini. Analisis denotatif menguraikan makna literal dari tandatanda dalam film, seperti adegan pertemanan di pasar malam yang penuh dengan kekacauan komedi dan karakter utama yang mengalami situasi lucu dan absurd. Analisis konotatif mendalami makna budaya dan sosial yang lebih dalam dari tanda-tanda tersebut, seperti bagaimana humor yang dihasilkan dari interaksi antar karakter mencerminkan atau mengkritik norma-norma sosial. Penelitian ini juga menelaah mitos-mitos yang dibangun oleh film, seperti mitos keberadaan tentang hantu dan masalah dilingkungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agak Laen tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai medium untuk merefleksikan dan mengkritik dinamika sosial dan identitas melalui humor. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana film komedi dapat mempengaruhi persepsi audiens tentang isuisu sosial dan budaya yang relevan.
Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Lirik Lagu JKT48 “Langit Biru Cinta Searah” Maslia lia; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.666

Abstract

Penelitian ini menganalisis semiotika dalam lagu "Langit Biru Cinta Searah" oleh JKT48 untuk memahami makna mendalam yang disampaikan melalui simbolisme dalam liriknya. Masalah utamanya adalah menganalisis bagaimana kata, frasa, dan kalimat dalam lirik berfungsi sebagai penanda yang menciptakan petanda, yaitu konsep atau pesan yang diwakili. Melalui analisis semiotika Saussure, kita dapat mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen musikal dan lirik dalam "Langit Biru Cinta Searah" berfungsi sebagai tanda yang membentuk dan menyampaikan makna. Analisis menunjukkan bahwa warna langit biru melambangkan kebebasan, harapan, dan ketenangan, mencerminkan perasaan damai dan bahagia yang dialami ketika seseorang merasakan cinta sejati. Lagu ini menggambarkan perjalanan emosi individu dalam cinta yang searah, yang sejalan dengan impian dan harapan setinggi langit biru. Dengan demikian, lagu ini bukan hanya sekadar ungkapan cinta, tetapi juga refleksi mendalam tentang perasaan manusia dan simbolisme harapan serta kebebasan dalam konteks cinta.
Studi Kasus Pelanggaran Kode Etik Dalam Desain Komunikasi Visual Soma Alsah; Syech Muh Akbar; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.668

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya penerapan kode etik dalam industri Desain Komunikasi Visual (DKV) melalui analisis kasus-kasus pelanggaran kode etik yang terjadi. Melalui studi kasus terhadap beberapa insiden, penelitian ini menyoroti konsekuensi pelanggaran etika, seperti plagiarisme dan penggunaan karya tanpa izin, terhadap reputasi individu maupun organisasi dalam industri DKV. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman tentang pentingnya etika dan kelemahan dalam sistem pengawasan internal dapat merusak integritas profesional dan menurunkan kepercayaan publik terhadap industri DKV secara keseluruhan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengawasan internal, pelaksanaan pelatihan etika rutin bagi karyawan, pengadopsian kebijakan dengan sanksi yang jelas, penggunaan mediasi sebagai solusi konflik, perlunya penelitian lebih lanjut untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang pelanggaran etika, dan eksplorasi pemanfaatan teknologi, seperti perangkat lunak pendeteksi plagiarisme. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kesadaran akan etika dan implementasi kode etik yang ketat dalam DKV untuk menjaga integritas dan reputasi industri serta melindungi hak-hak kekayaan intelektual para desainer.
Analisis Komunikasi Pada Iklan 'Lepas Dari Narkoba', Efektivitas Pesan Dan Pengaruhnya Terhadap Kesadaran Publik Hediana Imelda Edwar; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.673

Abstract

Penelitian ini menganalisis komunikasi dan strategi pemasaran dalam iklan "Lepas dari Narkoba", dengan fokus pada efektivitas pesan dan pengaruhnya terhadap kesadaran publik. Iklan ini merupakan bagian dari kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba yang diunggah di YouTube. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten dan pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk mengevaluasi bagaimana pesan iklan disusun dan disampaikan. Analisis mendalam dilakukan pada setiap scene iklan untuk memahami makna dan pesan yang disampaikan. Selain itu, survei publik dilakukan untuk mengukur respons dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap iklan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan ini efektif dalam menarik perhatian, membangun ketertarikan, menimbulkan keinginan untuk berubah, dan mendorong tindakan nyata di kalangan penonton. Dukungan visual yang kuat dan narasi emosional menjadi kunci utama dalam menyampaikan pesan yang persuasif. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pemasaran dan pembuat kebijakan dalam merancang kampanye pencegahan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi penyalahgunaan narkoba.
Analisis Semiotika Pada Poster “Efek Samping Sedentary Lifestyle" Menggunakan Pendekatan Ferdinand De Saussure Dwi Sepriati Najiyah; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.686

Abstract

Penelitian ini menganalisis poster iklan layanan masyarakat berjudul "Efek Samping Sedentary Lifestyle" karya Muhamad Samsu Ali Aji menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana tanda-tanda visual dan tekstual dalam iklan layanan masyarakat dapat secara efektif menyampaikan pesan kesehatan mengenai bahaya gaya hidup sedentari. Dengan menggunakan analisis semiotika, ditemukan bahwa penanda dan petanda dalam poster ini secara efektif menarik perhatian dan menyampaikan makna yang diinginkan kepada audiens. Poster ini menggunakan elemen visual seperti warna cerah, komposisi grafis dinamis, dan tipografi mencolok yang bekerja secara sinergis untuk menciptakan pesan yang kuat dan mudah diingat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang semiotika dapat membantu pembuat iklan merancang pesan yang lebih berdampak dan relevan. Dengan demikian, poster iklan layanan masyarakat dapat menjadi alat komunikasi visual yang sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan dan mendorong perubahan perilaku positif di kalangan audiens.
Media Interaktif Manfaat Kesehatan Buah Mengkudu Pada Usia 18-29 Tahun Di Kota Palembang Nanda Rahmadhani Syahputri; Mukhsin Patriansah; Bobby Halim
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 2 (2024): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i2.758

Abstract

Noni fruit is known to have various important health benefits, but the main problem in this design is the lack of knowledge, understanding and public acceptance of noni fruit is still very low, especially among generation Z. This design adopts the design thinking method in developing media that can attract attention, increase interest, and encourage action and search for further information about noni fruit. The main objective of this design is to inform the young generation aged 18-29 years in the city of Palembang about the health benefits of noni fruit through an application as the main interactive media. The main media used is interactive media in the form of a special application to introduce the various benefits of noni fruit to the people of Palembang City. This application will be designed using an approach that is attractive and easy to understand by the younger generation, especially Gen-Z, which contains complete information about the health benefits of the fruit. noni which can be accessed or installed via a QR Code, by displaying illustrations of noni characters and displaying application features such as, kudu reminder, kudu kepo, noni content, kudu understand and there are other features which are explained in the design visualization section . In this way, it is hoped that it will help attract generation Z to try processed noni fruit in the city of Palembang.
Branding Tari Sedulang Setudung Untuk Generasi Muda Di Sumatera Selatan Suci Ramadani Suci; Mukhsin Patriansah; Aji Windu Viatra
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 2 (2024): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i2.761

Abstract

One of the typical Banyuasin traditional dances is the Sedulang Setudung Dance, which is usually performed to welcome guests. The main problem faced is how to regenerate the interest of the younger generation in loving and appreciating local arts, one of which is the Sedulang Setudung dance. In overcoming this problem, the author uses the design thinking method for data collection and data analysis through the 5W+1H method (what, why, who, where, why, how), thereby producing an idea that can be applied at the design stage as a problem solving plan that faced. The main aim of this design is to create a branding design for the Sedulang Setudung dance so that it will be popular again with the younger generation. The designs created produce works that are categorized into three media, namely issue media including posters, x-banners, main media in the form of promotional videos, and supporting media including t-shirts, tote bags, stickers, hats, pencil pouches, key chains. and tumblers. The application of this media uses illustrations of dancers, rampai talang batik and other supporting elements. It is hoped that this design can embrace the younger generation. Through this design, it is hoped that it will be able to contribute to introducing and preserving the sedulang setudung dance to the younger generation in South Sumatra.
Kampanye Sosial Khasiat Daun Bidara Untuk Kesehatan Kulit Bagi Remaja Perempuan Usia 14-19 Tahun DI Kota Palembang Putri Marlina; Bobby Halim; Mukhsin Patriansah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 2 (2024): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i2.780

Abstract

Abstrak : Tanaman (Bidara) yang berpotensi, dijadikan khasiat menyembuhkan untuk penyakit (kulit), bagi remaja perempuan sebagai kecantikan (Yulianto, 2017). Pada perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan AISAS yang mempunyai 5 tahapan yaitu Attention, Interest, Search, Action, dan Share. Proses pengumpulan data,observasi, wawancara dan dokumentasi, data. Perancangan kampanye sosial khasiat daun Bidara untuk kesehatan kulit bagi remaja perempuan usia 14-19 tahun di kota palembang, sebagai media komunikasi visual pada pembahasan perancangan kampanye ini. Perancang bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat terutama kepada remaja perempuan khasiat daun Bidara yang dapat dimanfaatkan sebagai clay mask Bidara untuk kesehatan kulit wajah. Pada perancangan ini menggunakan media-media seperti, motion graphics, poster, x-banner, brosur, feed instagram, totebag, cermin, gantungan kunci, t-shirt, packaing clay mask, pouch.
Kampanye Visual Makanan Khas Kota Palembang Berbahan Baku Ikan Tegar Febriansyah; Mukhsin Patriansah; Aji Windu Viatra
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 2 (2024): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i2.847

Abstract

Visual Campaign for Typical Palembang Food Made from Fish is the right step because the author wants to introduce and preserve Palembang's Typical Food Made from Fish to Generation Z. The main problem faced is that the existence of Palembang Typical Food is starting to be eroded by the influence of international foods such as western Korean food and dishes are starting to be forgotten by the younger generation, especially Generation Z. The main aim of this design is to introduce the heritage of Palembang City's Typical Food to Generation Z as part of Indonesia's cultural richness which needs to be preserved and created through motion. graphics as a problem solving step. The expected achievement and target of this design is that typical Palembang food made from fish is better known to generation Z and continues to exist amidst the development of various types of food products circulating in the current era of globalization.