Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Design Thinking dalam Pengembangan Sistem Presensi Digital Siswa di SMP Plus Babussalam Muhammad Naufal; Taufik Rahmat Kurniawan; Rinanda Febriani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i7.3575

Abstract

Sistem presensi manual berbasis catatan kertas memiliki berbagai kendala serius, seperti waktu pencatatan yang lama, rentan terhadap kesalahan input manusia, kurangnya transparansi, serta potensi manipulasi data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem presensi digital berbasis web menggunakan metode design thinking di SMP Plus Babussalam. Sistem presensi digital merupakan platform berbasis teknologi yang memungkinkan pencatatan kehadiran secara otomatis dan terintegrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah design thinking, yaitu metode pemecahan masalah yang berfokus pada pengguna yang terdiri dari lima tahap, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 80,75 dan masuk dalam kategori "Excellent", dimana aplikasi web memiliki tingkat kegunaan yang sangat tinggi. Penelitian ini menghasilkan aplikasi web sistem infromasi presensi siswa SMP Plus Babussalam (Siplus Babussalam) berbasis website yang mudah digunakan, responsif terhadap kebutuhan pengguna, dan memenuhi standar kualitas yang baik. Hasil penelitian dengan metode design thinking pada sistem infromasi presensi siswa SMP Plus Babussalam dapat disimpulkan bahwa.
Akurasi Metode Euler Dan Heun Pada Simulasi Numerik Model SIR Dan Efektivitas Intervensi Nayla Octamandhani; Sopi Amelia Salsabila; Naufal Hafizh Wahdiyat; Taufik Rahmat Kurniawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1732

Abstract

Model Susceptible-Infected-Recovered (SIR) adalah kerangka epidemiologi klasik untuk menggambarkan dinamika penyebaran penyakit menular pada populasi tertutup. Karena sistem persamaan diferensial biasa (PDB) SIR bersifat nonlinear, solusi analitik eksaknya sulit diperoleh sehingga metode numerik menjadi pendekatan yang esensial. Penelitian ini mengimplementasikan Metode Euler dan Metode Heun secara mandiri (from scratch) menggunakan Python untuk menyelesaikan sistem PDB SIR, dengan parameter dasar β = 0,30/hari, γ = 0,05/hari (R0 = 6,0) pada populasi N = 10.000 individu. Akurasi kedua metode diverifikasi terhadap solusi rujukan scipy.integrate.odeint dan dievaluasi melalui analisis sensitivitas ukuran langkah h ∈ {0,25; 0,5; 1; 2; 5; 10} hari. Hasil menunjukkan Metode Heun menghasilkan galat rata-rata absolut (MAE) sekitar 13 kali lebih kecil dibanding Metode Euler pada h = 1 hari (11,27 berbanding 147,76), dengan orde konvergensi empiris ≈1 untuk Euler dan ≈2 untuk Heun, konsisten dengan teori. Simulasi lebih lanjut dengan menurunkan laju transmisi β menunjukkan efek pelandaian kurva epidemi (flattening the curve): attack rate akhir turun dari 99,7% menjadi 31,8% ketika R0 diturunkan dari 6,0 menjadi 1,2. Temuan ini menegaskan bahwa Metode Heun lebih unggul baik dari sisi akurasi maupun efisiensi komputasi, serta bahwa penurunan laju transmisi merupakan jalur intervensi yang efektif dalam menekan penyebaran epidemi.