Nurul Inayah
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pelatihan Kerajinan Tali Kur dalam Mengatasi Keterbatasan Keterampilan Berwirausaha Ibu PKK Desa Erelembang Sitti Hanima; Nurhidayah; Nurul Inayah; Dian Pramana Putra
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.7283

Abstract

Kelompok perempuan, khususnya ibu PKK Desa Erelembang, memiliki kemampuan strategis dalam mendukung perekonomian keluarga dan pembangunan desa. Namun, potensi ini masih belum dimanfaatkan karena rendahnya kreativitas perempuan di desa, terbatasnya akses terhadap pelatihan keterampilan, dan kurangnya kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan. Situasi ini membatasi kemandirian ekonomi perempuan dan mengurangi nilai tambah pada sumber daya lokal yang ada. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi kelompok perempuan ibu PKK Desa Erelembang melalui pelatihan pembuatan kerajinan tali kur. Dengan sasaran mitra ibu PKK yang berjumlah 15 orang dan rata-rata usia 21-47 tahunang ikut berpartisipasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam berbagai tahapan, termasuk koordinasi dan riset awal, penyuluhan, pelatihan pembuatan kerajinan tali kur, pendampingan pengemasan dan pemasaran digital, serta evaluasi hasil kegiatan. Pendekatan partisipatif digunakan untuk secara aktif melibatkan mitra pada setiap tahap pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi kerajinan yang layak jual. Mitra juga mendapatkan pengalaman baru dalam pemasaran produk secara online dan membentuk kelompok usaha perempuan yang bekerja sama dengan BUMDes Gowa dan Inkubator Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Makassar, sehingga meningkatkan keberlanjutan program. Kegiatan ini memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa.