p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Marine Inside
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis SWOT dalam pengoperasian AIS dan protocol TCP/IP pada VTS Kasim Marine Terminal Budi Satria; Marihot Simanjuntak; April Gunawan Malau; Imam Fahcruddin
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i1.133

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem Vessel Traffic Service (VTS) di Kasim Marine Terminal, sebuah terminal lepas pantai strategis yang berlokasi di Selat Sele dan dikelola oleh Petrogas (Basin) Ltd. VTS ini didukung oleh teknologi AIS, protokol TCP/IP, serta pemantauan cuaca terintegrasi untuk mendukung keselamatan dan kelancaran navigasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam studi ini, dengan metode analisis SWOT yang didasarkan pada data dari 56 responden, terdiri atas operator VTS dan pengelola terminal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan utama pada posisi geografis yang strategis, kompetensi personel, dan pemanfaatan teknologi yang memadai. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi mencakup belum tersusunnya standar operasional prosedur (SOP), keterbatasan infrastruktur, dan minimnya pemahaman publik terhadap keberadaan VTS. Pemetaan posisi strategi menunjukkan bahwa sistem VTS berada pada kuadran Strengths–Opportunities (SO), yang mendorong pengembangan strategi pertumbuhan melalui pemanfaatan keunggulan internal dan peluang eksternal. Studi ini merekomendasikan penyusunan SOP, peningkatan dukungan regulasi, serta perbaikan teknis berkelanjutan guna mengoptimalkan fungsi VTS dan meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah operasional yang terpencil.   This study evaluates the operational effectiveness of the Vessel Traffic Service (VTS) implemented at Kasim Marine Terminal, a strategic offshore facility located in the Sele Strait and operated by Petrogas (Basin) Ltd. The VTS system incorporates AIS technology, TCP/IP protocols, and integrated weather monitoring to enhance maritime safety and navigation efficiency. A quantitative approach was employed using SWOT analysis, supported by data from 56 respondents consisting of VTS operators and terminal managers. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and document analysis. The findings highlight key strengths such as strategic location, competent personnel, and adequate technological integration. However, challenges remain, including the absence of formal standard operating procedures (SOPs), limited infrastructure, and low public awareness of the VTS system. The SWOT mapping places the system in the Strengths–Opportunities (SO) quadrant, suggesting a growth strategy by leveraging internal strengths and external opportunities. The study recommends developing operational standards, enhancing policy support, and investing in ongoing technical improvements to optimize the role of VTS in ensuring navigational safety at remote terminals.
Integrasi strategi rekrutmen dan kompetensi awak kapal sebagai kunci keunggulan operasional dalam sektor pelayaran Jay Aryaputra Singgih; Marendra Budi Sulistyo; April Gunawan Malau; Bernadtua Simanjuntak
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.134

Abstract

Meningkatnya aktivitas pelayaran di Indonesia menuntut perusahaan pelayaran untuk memastikan kinerja operasional kapal yang optimal melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi rekrutmen dan kompetensi kerja awak kapal terhadap kinerja operasional kapal tanker. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 297 awak kapal tanker pada perusahaan pelayaran PT SMP Tbk. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional kapal (β = 0,567; p < 0,05). Kompetensi kerja awak kapal juga berpengaruh positif dan signifikan dengan pengaruh yang lebih kuat (β = 0,814; p < 0,05). Secara simultan, strategi rekrutmen dan kompetensi kerja awak kapal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja operasional kapal. Temuan ini menegaskan bahwa rekrutmen yang transparan dan berbasis kebutuhan operasional, serta penguatan kompetensi teknis dan adaptabilitas awak kapal, merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan operasional kapal tanker. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan pelayaran dalam merancang kebijakan rekrutmen dan program pengembangan kompetensi awak kapal guna mendukung kinerja operasional yang berkelanjutan. The increasing intensity of maritime activities in Indonesia requires shipping companies to ensure optimal ship operational performance through effective human resource management. This study aims to examine the effect of recruitment strategies and crew competencies on the operational performance of tanker vessels. A quantitative research approach was employed using a survey method involving 297 tanker crew members from PT SMP Tbk, an Indonesian shipping company. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that recruitment strategies have a positive and significant effect on ship operational performance (β = 0.567; p < 0.05). Crew work competencies also show a positive and significant effect, with a stronger influence (β = 0.814; p < 0.05). Simultaneously, recruitment strategies and crew competencies significantly affect the improvement of ship operational performance. These findings highlight the importance of transparent and operationally aligned recruitment processes, as well as the development of technical competencies and adaptability among ship crews, in enhancing efficiency, safety, and operational sustainability of tanker vessels. This study provides practical implications for shipping companies in formulating recruitment policies and competency development programs to support sustainable operational performance.