Arnold Hiras Simorangkir
Magister Kajian Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Budaya & Masyarakat Digital dalam Ketahanan Siber di Indonesia: Sebuah Adaptasi dari Pendekatan Capacity Maturity Model (CMM) Arnold Hiras Simorangkir; Arthur Josias Simon Runturambi
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i4.2158

Abstract

Indonesia telah menduduki peringkat teratas dalam kebocoran data di dunia dalam beberapa tahun terakhir, menurut sebuah studi oleh perusahaan keamanan siber Belanda, Surfshark. Artikel ini membahas pembandingan strategi dan kebijakan siber Indonesia terhadap praktik terbaik dengan menggunakan pendekatan Oxford University Capacity Maturity Model (CMM). Dalam tulisan ini, penulis mengambil dimensi budaya dan sosial dari CMM menjadi daya tarik utama dalam tulisan ini. Makalah ini memberikan rekomendasi tentang kesenjangan antara strategi kebijakan dan kerangka kerja CMM dalam mencapai tingkat Kematangan yang ideal. Tingkat kematangan diukur dalam 5 tingkat kematangan mulai, formatif, mapan, strategis, dinamis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara informan kunci dengan pemegang kebijakan siber di Indonesia. Pendekatan CMM untuk merumuskan rekomendasi Peta Jalan Ketahanan Siber yang ideal selanjutnya dijelaskan dalam dimensi budaya dan kemasyarakatan ketahanan siber yang berkembang di Indonesia. Tulisan ini merekomendasikan bahwa kerja sama antara pemerintah dan swasta yang terstruktur dan didukung tata kelola siber yang baik sangat diperlukan dalam menjaga dan mengembangkan keamanan siber.