Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Model PBL Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge Pada Pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape Ida Waluyati; Tasrif Tasrif; Syaifullah Syaifullah; Sakinah Sakinah
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4545

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang valid, praktis, dan efektif. Intervensi ini dirancang untuk mengatasi rendahnya keterampilan berpikir kritis serta memudarnya karakter berkebhinekaan global siswa dalam pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape, Kabupaten Bima. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli media, dan 32 siswa kelas VIII sebagai subjek uji coba. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket respon kepraktisan, tes berpikir kritis berbasis esai, dan lembar observasi karakter Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model PBL terintegrasi TPACK dinyatakan Sangat Layak oleh para ahli dengan rata-rata validitas sebesar 81,6%; (2) Tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru dan siswa mencapai 82,3% (Sangat Praktis); (3) Efektivitas model dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kritis dengan nilai N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi), serta penguatan karakter berkebhinekaan global siswa melalui peningkatan skor observasi dari kategori "Mulai Berkembang" menjadi "Berkembang Sesuai Harapan". Kesimpulannya, sinergi antara sintaks PBL berbasis masalah otentik dan pemanfaatan TIK mampu menstimulus kemampuan kognitif tingkat tinggi sekaligus menginternalisasi nilai-nilai pluralisme kultural secara simultan.
Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa dalam Mengurangi Perilaku Bullying di SDN 14 Kota Bima Syaifullah Syaifullah; Nurhijriah Nurhijriah; Irman Susanto
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk: (1) mendeskripsikan penanaman nila karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima, (2) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima. Metode kualitatif merupakan metode riset yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan buat meriset pada keadaan obyek yang alamiah. Informan kunci dalam penelitian ini ialah guru BK (Bimbingan dan Konseling) dan kepala sekolah di SDN 14 Kota Bima. Dan Informan pendukung dalam penelitian ini adalah guru yang berada di SDN 14 Kota Bima. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan cara observasi, dan wawancara . Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima ialah, pembinaan secara berkala setiap upacara, kegiatan numerasi dan literasi dan kegiatan imtaq, Sarapan berbagi, program anti bullying, pembentukan tim TPPK.. 2) Faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima yaitu, faktor individu., faktor keluarga/orag tua, faktor lingkungan masyarakat. 3) Upaya untuk mengatasi faktor penghambat penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying yaitu, Pemberian pembinaan berkala ketika kegiatan upacara, kegiatan numerasi dan literasi, Mengundang pihak kepolisian, mengundang pihak tenaga kesehatan.