Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Sosial Ekonomi dan Penggunaan Lahan di Desa Bandar Klippa: Dampak dari Stasiun Kereta Api Arma Fauziah; Angelo Arevalo Simanullang; Clarissa Oktoferin Sinaga; Muhammad Najuml Fahmi; M. Hayqal Adibya
Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus : Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/insdun.v3i3.2259

Abstract

Land use changes can impact society, the government, and the environment in either a beneficial or harmful way. The physical and non-physical components of Bandar Klippa Village underwent a variety of modifications as a result of changes in land usage. This is because a train station is being built in North Sumatra's Percut Sei Tuan District's Bandar Klippa Village. The purpose of this study is to examine how the construction of the Banda Klippa train station has affected land use. In this study, a resident of Bandar Klippa Village was interviewed and field observations were made. The study's findings indicate that Bandar Klippa Village's land use is changing, which has an effect on the neighborhood and its inhabitants in particular.
Analisis Kebutuhan Rumah Sakit Di Kota Pematang Siantar Berbasis Pemetaan Marbun, Sahala Fransiskus; Mahara Sintong; Lastri Marsaulina; Grace Angelina; Indry Ramadina Purba; Shelvi P.R Tumangger; Nadra Rramadhani; M. Hayqal Adibya; Suci Oktaviana; Ainul Mardiah
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1002

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menunjang derajat kesehatan masyarakat. Ketersediaannya harus disesuaikan dengan jumlah penduduk agar pelayanan berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan rumah sakit di Kota Pematangsiantar berdasarkan jumlah penduduk. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data sekunder berupa jumlah penduduk dan jumlah rumah sakit. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual dengan standar kebutuhan, yaitu satu rumah sakit untuk setiap 100.000 penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rumah sakit telah melebihi kebutuhan minimal, namun masih terdapat ketidakseimbangan dalam ketersediaan fasilitas di beberapa wilayah. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang lebih baik dalam pembangunan fasilitas kesehatan.