Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi, Kedisiplinan dan Lingkungan Terhadap Kinerja Guru dengan Komitmen Organisasional sebagai Variabel Mediasi: Studi pada Guru Tetap Perwakilan Surabaya 2 Yayasan Yohannes Gabriel, Keuskupan Surabaya Dominicus M. Rudi S; H. Herry Maridjo
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i9.1015

Abstract

Latar Belakang: Dalam organisasi pendidikan yang bersifat nonprofit, pengelolaan SDM  sangat diperlukan untuk pencapaian tujuan organisasi yaitu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Berkaitan dengan hal itu, guru menjadi ujung tombak pelaku pendidikan di sekolah. Guru juga dituntut dapat memberikan kinerja terbaiknya untuk kepentingan generasi muda di masa kini dan masa yang akan datang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung kompetensi terhadap kinerja guru, pengaruh secara langsung kedisiplinan terhadap kinerja guru, pengaruh secara langsung lingkungan terhadap kinerja guru, pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru dengan dimediasi oleh komitmen organisasional, pengaruh kedisiplinan terhadap kinerja guru dengan dimediasi oleh komitmen organisasional, pengaruh lingkungan terhadap kinerja guru dengan dimediasi oleh komitmen organisasional. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada seluruh guru tetap Perwakilan Surabaya 2 Yayasan Yohannes Gabriel. Jumlah responden dalam penelitian ini  99 orang. Teknik analisis data menggunakan PLS dengan software smart PLS. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan Kompetensi secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Kedisiplinan secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Lingkungan secara langsung berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru. Kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian oleh komitmen organisasional. Kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian oleh komitmen organisasional..Lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian oleh komitmen organisasional. Kesimpulan: Kompetensi secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja guru, Kedisiplinan secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Lingkungan secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja guru.  Kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian (partial mediation) oleh komitmen organisasional. Kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian (partial mediation) oleh komitmen organisasional. Lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan dimediasi sebagian (partial mediation) oleh komitmen organisasional.
Peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru: studi evaluatif model cipp pada sekolah Fransiscus Soni Apri Untoro Nugroho; H. Herry Maridjo
Jurnal Indovisi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Indovisi
Publisher : Indonesian Indovisi Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/19071808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran manajerial kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru pada satuan pendidikan di bawah Yayasan Yohannes Gabriel Rembang melalui evaluasi konteks, masukan, proses, dan produk. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dengan desain deskriptif-evaluatif dan strategi studi kasus jamak. Subjek penelitian terdiri atas enam informan kunci, yaitu kepala sekolah dan guru dari SMK Yos Sudarso Rembang dan SDK St. Maria Rembang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan logika replika lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan program manajerial kepala sekolah berangkat dari kebutuhan nyata yang teridentifikasi melalui rapor pendidikan dan supervisi akademik. Meskipun terdapat keterbatasan sumber daya, fungsi manajerial kepala sekolah dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif dengan dukungan stakeholder. Produk program berupa supervisi akademik, in-house training, dan workshop berdampak positif terhadap peningkatan kinerja guru, meskipun keberlanjutan program masih memerlukan penguatan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan manajerial kepala sekolah yang kontekstual, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam upaya peningkatan kinerja guru dan mutu pendidikan.