Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Produksi Jaring Kejer (Bottom Gill Net) Terhadap Hasil Tangkapan Rajungan (Portunus Pelagicus) Di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bondet Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Sherina Prahitaningtyas; Aan Sri Anjati
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i12.1141

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan faktor produksi yang berlebihan akan menghambat pencapaian hasil produksi yang optimal dan pengeluaran biaya yang berlebihan sehingga merugikan nelayan. Sebaliknya, kurang optimalnya penggunaan faktor produksi menyebabkan produksi dan pendapatan nelayan tidak maksimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap hasil tangkapan rajungan dengan alat tangkap jaring kejer. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan analisis Regresi Linier Berganda (RLB) menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Berdasarkan analisis RLB dihasilkan persamaan Y = 21,220 (C) – 1,248 (X2) + 9,924 (X3) - 583 (X4) + 4,741 (X5). Kesimpulan: Hasil analisis uji RLB dengan SPSS menunjukkan bahwa jika koefisien (X1) total panjang jaring dianggap konstan karena perbedaan panjang jaring yang tidak jauh berbeda sehingga tidak mempengaruhi produksi, peningkatan pada (X2) jumlah bahan bakar minyak sebesar 1 (liter) akan mengurangi produksi sebesar -1,248, (X3) setting sebanyak 1 (penurunan jaring) akan meningkatkan produksi sebesar 9,924, (X4) lama perendaman sebesar 1 (jam) akan mengurangi produksi sebesar -583, dan (X5) jumlah ABK sebanyak 1 (orang) akan meningkatkan produksi sebesar 4,741.
Synthesis of Coal-Fly-Ash Geopolymer for Sustainable Construction Material: Optimisation of Formulation and Environmental Characterisation Akhmad Syafi’i; Sherina Prahitaningtyas; Sukma Hendrian; Malik Rismanto; Hilyah Farhany Faradilla
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v6i12.9175

Abstract

This study investigates the synthesis of geopolymer materials derived from Indonesian coal fly ash as a sustainable alternative to conventional cement. The research aims to optimize geopolymer synthesis parameters and evaluate the environmental performance of the resulting material. Using a laboratory experimental approach supported by qualitative analysis, the study examined the effects of key parameters including alkali activator concentration, Si/Al ratio, and curing temperature on geopolymer formation. Experimental observations and supporting expert insights indicated that optimal geopolymerization occurred at an activator concentration of 10–12 M NaOH, a Si/Al ratio of approximately 2.0–2.5, and a curing temperature of around 60°C, producing dense and structurally stable materials. Environmental characterization revealed that heavy-metal leaching levels of Pb, Cd, and Cr were significantly below regulatory thresholds, indicating strong immobilization within the geopolymeric matrix. In addition, the utilization of coal fly ash contributes to reducing industrial waste accumulation and lowering carbon emissions associated with cement production. These findings demonstrate that coal-fly-ash–based geopolymers possess strong potential as sustainable construction materials. However, large-scale implementation requires standardized technical guidelines, supportive regulatory frameworks, and collaboration between research institutions and industry stakeholders.