Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Proses Pemasakan Singkong terhadap Profil Senyawa Linamarin (β-Gluksosida Sianogenik) Mohammad Mardiyanto; Achmad Subagio; Nurul Isnaini Fitriyana
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v1i1.4061

Abstract

Cassava is one of the third staple foods after rice and corn. However, cassava contains cyanogenic β-glucoside compounds in the form of linamarin compounds which have the potential to be hydrolyzed into HCN compounds (cyanide acid). In addition, cassava is included in foodstuffs that cannot be consumed directly, so it needs to be cooked. Therefore the purpose of this study was to determine the effect of the cooking process (boiling, steaming, and frying) on ​​the linamarin compound profile. The results of testing the linamarin profile using FTIR obtained linamarin vibrates at a wavelength of 4000-500 cm-1 with transmittance of 70-100%.
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK ICE CONE DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG UBI JALAR MANIS SEBAGAI UPAYA DIVERSIVIKASI PANGAN: Analysis of the Added Value of Ice Cone Products with the Addition of Sweet Cassava Flour as an Effort to Diversify Food Amanda Marenda Putri; Mohammad Mardiyanto; Elok Bashirah Yuliana
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i3.6613

Abstract

Ubi jalar kuning dengan varietas benindo merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai jual di pasar ekspor, baik dalam produk segar maupun produk pure. Sortasi dan grading yang dilakukan untuk pemenuhan standar ekspor mengakibatkan adanya produk afkir yang tidak lolos seleksi, sehingga dapat dikembangkan menjadi produk turunan yaitu ice cone. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui berapa besar harga pokok produksi dan nilai tambah terhadap produk ice cone dengan penambahan tepung ubi jalar manis. Sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan inovasi, informasi, serta masukan untuk dijadikan peluang bagi para pelaku usaha industri pangan. Teknik analisa yang digunakan adalah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan tepung ubi jalar manis sebagai produk ice cone memiliki nilai harga pokok produksi sebesar Rp. 44.914,9 dengan rasio nilai tambah sebesar 78% yang berada pada  indikator >40% . Artinya nilai tambah yang dihasilkan masuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis nilai tambah yang tinggi menggambarkan bahwa usaha yang akan dijalankan mampu menciptakan nilai lebih besar dari input atau bahan baku yang dipakai dalam proses produksinya yang artinya berhasil dalam efisiensi dalam mengolah bahan baku sehingga menjadikan output lebih bernilai.