Audrey Gamaliel Dotulong Tangkudung
Institut Bisnis dan Multimedia Asmi Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan UMKM Melalui Inovasi Kemasan Produk Nisa Anjarsari; Verry Albert Jekson Mardame Silalahi; Rahel Sintadevi Siahaan; Amoi Sanyo Simanjuntak; Mei Wanita Simanjuntak; Korri Juita Situmorang; Eric Bryan Chrisologus Sondakh; Audrey Gamaliel Dotulong Tangkudung
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3767

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, menjadi pilar utama di banyak negara termasuk Indonesia. UMKM berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lapangan kerja, dan kesejahteraan ekonomi. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan UMKM menyumbang sekitar 60,5% dari PDB dan menyerap lebih dari 96,9% angkatan kerja di Indonesia. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi inklusif dan lestari, penguatan sektor UMKM sangat diperlukan. Di era globalisasi dan digitalisasi, persaingan yang ketat menuntut inovasi sebagai kunci kelangsungan UMKM. Inovasi dibutuhkan dalam produk, layanan, proses bisnis, distribusi, dan promosi. Hal ini memungkinkan UMKM tetap kompetitif, menjangkau pasar lebih luas, dan memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam dan berubah. Inovasi produk, termasuk kemasan, berperan penting dalam kesuksesan UMKM. Kemasan tidak hanya melindungi produk, tetapi juga menjadi strategi pemasaran yang efektif. Perubahan kemasan dapat meningkatkan nilai produk, menarik minat pembeli, dan membedakan produk dari pesaing. Kemasan inovatif juga mencerminkan identitas merek dan kualitas serta ramah lingkungan. Dengan inovasi kemasan produk, UMKM dapat meningkatkan daya tahan bisnis dan bersaing di pasar.
Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Chori Adiyanto; Freddy Johanis Rumambi; Audrey Gamaliel Dotulong Tangkudung; Rudianto Rudianto
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 8, No 2 (2025): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v8i2.10133

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan mengandalkan sektor maritim, di mana Pelabuhan Tanjung Priok memegang peran strategis. PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pelabuhan Tanjung Priok sebagai penyedia layanan angkutan penumpang menghadapi tantangan untuk mempertahankan kepuasan pelanggan seiring dengan peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Fasilitas dan kualitas layanan diduga menjadi faktor kunci yang memengaruhi kepuasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas dan kualitas layanan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kepuasan pelanggan PT. Pelni Cabang Pelabuhan Tanjung Priok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 200 responden yang dipilih secara acak dari pengguna pelabuhan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana, berganda, serta uji korelasi, determinasi, t, dan F dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (sig. 0,000; t hitung 14,229 > t tabel 1,987). Demikian pula, kualitas layanan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (sig. 0,000; t hitung 17,820 > t tabel 1,987). Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan (Fhitung 180,770 > Ftabel 3,09) dengan kontribusi sebesar 80,5% terhadap kepuasan pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah baik fasilitas maupun kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, terhadap kepuasan pelanggan PT. PELNI Cabang Tanjung Priok. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk secara strategis terus meningkatkan kedua aspek tersebut guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.