Dian Mustika Sari
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Padlet dalam Meningkatkan Interaksi Edukatif pada Pembelajaran Sosiologi di Kelas X SMAN 1 Batang Anai Dian Mustika Sari; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.467

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya interaksi edukatif dalam proses pembelajaran, siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran sosiologi, model pembelajaran dan media pembelajaran yang masih terbatas pada teks naratif, hal ini ditandai dengan masih banyak siswa yang sibuk dengan kegiatan sendiri, sibuk mengobrol dengan teman dan hanya mendengar penjelasan guru tanpa bertanya tentang materi yang tidak dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan interaksi edukatif siswa kelas X E4 SMA N 1 Batang anai pada pembelajaran sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan padlet. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Desain penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Batang anai kelas X E4 tahun ajaran 2025/2026. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X E4 yang berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan padlet dapat meningkatkan interaksi edukatif, pada pra tindakan interaksi edukatif siswa masih rendah dilihat dari kurangnya partisipasi siswa dalam menjawab pertanyaan maupun berdiskusi. Setelah penerapan inkuiri terbimbing berbantuan padlet pada siklus I siswa mulai berani mengemukakan pendapat dan merespon pertanyaan guru meskipun belum merata. Pada siklus II interaksi edukatif meningkat signifikan siswa aktif dalam diskusi, memberikan tanggapan serta membangun komunikasi dua arah yang lebih baik dengan guru maupun antar siswa. Penggunaan padlet juga mendukung siswa yang awalnya pasif menjadi lebih berani menyampaikan pendapat secara tertulis.