Indradewa, Didik
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agrotek

Pengaruh Karakter Agronomis dan Fisiologis terhadap Hasil pada Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Paiman, Paiman; Yudono, Prapto; Sunarminto, Bambang Hendro; Indradewa, Didik
Agro-UPY Vol 6, No 1 (2014): Agro-UPY
Publisher : Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakter agronomis dan fisiologis terhadap hasil pada cabai merah. Percobaan disusun dalam rancangan acak lengkap kelompok (RALK) faktorial 5 x 3dengan 3 blok. Faktor pertama terdiri atas lima taraf yaitu bedengan bergulma, bedengan bebas gulma, bedengan dengan mulsa plastik perak hitam, bedengan dengan solarisasi tanah sebelum dan setelah olah tanah. Faktor kedua terdiri atas tiga taraf yaitu: jarak tanam 50 x 30, 50 x 50 dan 50 x 70 cm, sehingga diperoleh 15 kombinasi perlakuan ditambah satu kontrol (tanpa tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang akar, diameter batang, tinggi tanaman, luas daun, bobot daun khas, indeks luas daun, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan tanaman berpengaruh tidak langsung terhadap bobot buah per tanaman melalui bobot kering tanaman. Berat kering tanaman dan indeks panen berpengaruh langsung terhadap bobot buah per tanaman. Jumlah buah per tanaman berpengaruh tidak langsung terhadap bobot buah per tanaman melalui indeks panen. Kata kunci: karakter, agronomi, fisiologi, cabai merah
Penuaan Daun, Kandungan Klorofil Daun dan Hasil Biji Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) di Bawah Kondisi Cekaman Kekeringan Kristanto, Budi Adi; Indradewa, Didik; Ma'as, Azwar; Sutrisno, R. Djoko
Agro-UPY Vol 6, No 1 (2014): Agro-UPY
Publisher : Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari Cekaman kekeringan adalah salah satu cekaman abiotik utama di bidang pertanian yang mempengaruhi proses fisiologi dan hasil panen.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan padakarakteristik kandungan klorofil, fotosintesis, penuaan daun dan hasil dalam empat kultivar sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench).Penelitian dilkakukan di dalam rumah kaca Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Program Studi Agroekoteknologi, Jurusan Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Percobaan pot dengan dua rezim irigasi dilakukan dalam rancangan acak lengkap pola faktorial dengantiga ulangan. Empat kultivar sorgum manis yaitu Sorgama5, langkaketo, kotabun dan numbu diperlakukan cekaman kekeringan. Perlakuan cekaman kekeringan melalui pendekatan selang waktu penyiraman, yaitu 5 dan 20 hari, sehingga diperoleh lengas tanah  sebesar 39,83 dan 22,82%  atau 92,75 dan 53,12% kapasitas lapang, setiap saat sebelum penyiraman berikutnya. Parameter stabilitas membran sel ditentukan berdasarkan prosedur Sairam et al. (1997), kebocoran elektrolit ditentukan berdasarkan prosedur Valentovic et al. (2006) yang dimodifikasi. Kandungan klorofil daun ditentukan berdasarkan metode spektrometri menurut prosedur Arnon (1949), laju penuaan daun dihitung dengan menggunakan metode Dwyer et al. (1991) yang dimodifikasi. Berat daun spesifik dihitung dengan menggunakan metode Pearce et al. (1968). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman kekeringan menyebabkan penurunan stabilitas membran sel daun, kandungan klorofil daun, stabilitas klorofil daun, laju fotosintesis, kebutuhan air,  biomasa tajuk,  hasil biji, berat 1000 biji dan efisiensi penggunaan air, namun meningkatkan kebocoran elektrolit membran sel daun dan laju penuaan daun empat kultivar sorgum manis. Karakter fisiologis yang diamati dapat dipergunakan sebagai penanda ketahanan kekeringan. Sorgama 5 dan langkaketo merupakan kultivar tahan kekeringan serta kotabun dan numbu merupakan kultivar rentan kekeringan. Kata kunci: cekaman kekeringan, penuaan daun, klorofil, hasil biji, sorgum manis.
CARA PENGENDALIAN GULMA SETELAH SOLARISASI TANAH UNTUK MENEKAN GULMA RESISTEN DAN MENINGKATKAN PERTUMBUHAN SERTA HASIL CABAI Paiman, Paiman; Yudono, Prapto; Sunarminto, Bambang Hendro; Indradewa, Didik
Agro-UPY Vol 6, No 2 (2015): Agro-UPY
Publisher : Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara pengendalian gulma yang efektif menekan gulma resisten setelah solarisasi tanah dan meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai. Penelitian menggunakan percobaan faktor tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL). Cara pengendalian gulma yaitu: bergulma, mulsa plastik perak hitam, tanpa membuka lembaran plastik transparan setelah solarisasi tanah, dan dengan membuka lembaran plastik transparan dan dilakukan satu kali penyiangan. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah individu gulma dan bobot kering gulma total. Pertumbuhan tanaman meliputi tinggi tanaman, panjang akar, diameter batang, LAI dan bobot kering tanaman. Komponen hasil meliputi jumlah buah per tanaman, panjang buah, diameter buah, bobot per buah, bobot buah per tanaman, bobot buah per hektar, indeks panen, dan presentase penurunan hasil akibat kehadiran gulma. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5%. Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan (UJBD) pada jenjang nyata 5%. Analisis usahatani digunakan untuk mengetahui kelayakan usahatani cabai. Hasil penelitian keempat yaitu pengendalian gulma dengan mulsa plastik perak hitam merupakan metode terbaik dan menyebabkan pertumbuhan dan hasil cabai lebih tinggi, tetapi tidak beda nyata dengan tanpa membuka lembaran plastik transparan setelah solarisasi tanah. Kedua cara pengendalian layak untuk dilakukan dalam usahatani cabai. Kata kunci: pengendalian gulma, cabai merah