Muh. Iqbal
Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Bullying dan Peran Sekolah dalam Mengatasinya (Studi Kasus di SDN 1 Ulu Lapao-Pao) Kartini Kartini; Abdul Haris Nasution; Muh. Iqbal
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5423

Abstract

Cases of bullying, both verbal and physical, have become a serious issue in the school environment. Violent phenomena such as mocking, taunting, and physical actions need to be addressed with comprehensive preventive measures. This study uses a qualitative research method by adopting a case study approach with the aim of exploring in depth the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in overcoming bullying behavior in primary education institutions (SD), especially at SDN 1 Ulu Lapao-Pao, Kolaka Regency. The Research Results Bullying at SDN 1 Ulu Lapao-pao is divided into several types, namely: Physical: engaging in hurtful physical actions, such as punches, kicks, and pushing in front of the door during play. Verbal: involves distressing treatment, such as demeaning words, even by referring to the names of learners' parents. Psychological: involves threats and exclusion in the classroom, creating fear and loss of friends for the victim of bullying. Cyberbullying: occurs through technological intermediaries, such as messages through applications, such as WhatsApp. The Efforts of Islamic Religious Education Teachers in Overcoming Bullying are 1) detecting and overcoming bullying through strategies such as discussing the concept of justice in Islam, forming good morals, 2) open dialogue with students. 3) holding extracurricular activities based on Islamic values, 4) teachers create an inclusive and safe environment. 5) special attention to bullying perpetrators, involving parents, 6) and psychological strengthening are part of the efforts of Islamic Religious Education teachers to create a harmonious school environment and avoid bullying practices.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE  STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR  MATA  PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PESERTA DIDIK KELAS XI IIS 1 SMA NEGERI MOWEWE Nur Padilla; Muh. Iqbal; Suhardin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD), Hasil Belajar, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang masih rendah diakibatkan oleh peserta didik yang kurang memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru, kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan peseta didik kurang memperhatikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian yakni peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Mowewe, prosedur penelitian yang dilakukan meliputi empat  tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan tes, adapun instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru dan peserta didik, lembar wawancara, lembar tes dan lembar dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar pessrta didik. peningkatan hasil belajar peserta didik terjadi karena penerapan yang tepat dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Dimana peserta didik belajar dalam satu kelompok dan saling bekerja sama
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN AKIDAH  AKHLAK KELAS VII MTS.S AT-TARBIYAH ISLAMIYAH KOLAKA Rani Mayasa Kolaka; Nurhayati; Muh. Iqbal
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang terjadi di kelas VII MTs.S At-Tarbiyah Islamiyah Kolaka, hal yang menjadi hambatan dalam pembelajaran Akidah Akhlak yaitu minat belajar peserta didik masih dikatakan belum cukup baik. Hal ini  disebabkan antusias peserta didik dalam belajar rendah, peserta didik merasa kurang bersemangat untuk mengikuti pembelajaran, sehingga peserta didik cenderung tidak aktif dan tidak merasa bagian dari kelas. Selain itu dalam pelaksanaan pembelajaran belum menggunakan media pembelajaran yang menarik dan bervariasi sehingga menyebabkan keaktifan belajar peserta didik rendah, rendahnya keaktifan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran menyebabkan minat belajar yang rendah bagi peserta didik. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran audio-visual seperti video animasi berbasis Powtoon yang dapat menumbuhkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model ADDIE yang tahapnya meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pra penelitian, pedoman wawancara, lembar validasi ahli media dan ahli materi, lembar angket respons peserta didik, lembar respons guru dan lembar tes minat belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1)Prototype dari pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon menggunakan metode ADDIE. 2)  Kevalidan pengembangan  media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon diperoleh hasil persentase 90% dengan kriteria “Sangat Valid” berdasarkan hasil penilaian Ahli Media dan 89% penilaian dari Ahli Materi dengan kriteria “Sangat Valid”. Dan Kepraktisan pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon dinyatakan “Sangat Layak” berdasarkan hasil penilaian dari Respons Peserta Didik yakni 96%” dan 80,5% dari penilaian Respons Guru dengan kriteria “Layak” 3) Keefektifan pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon  dinyatakan efektif berdasarkan hasil tes minat peserta didik sebelum menggunakan media Powtoon persentase minat belajar peserta didik 61,39% naik menjadi 89,92% setelah menggunakan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon.