Sri Ramadhani
Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stress Dengan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Dan Ilmu Kesehatan Universitas Sari Mutiara Indonesia Sri Ramadhani; Indomora Siregar
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5496

Abstract

This study aims to identify the relationship between stress levels and grade point average in final semester students of the pharmacy study programme at Sari Mutiara University of Indonesia. The research method used was quantitative with descriptive approach and associative analysis. Data collection was done through questionnaires to 56 respondents. The results showed that there was a relationship between stress level and achievement index, but the relationship was categorised as low with a significant value = 0,149 > 0,05 from the correlation test results. Nonetheless, this finding confirms that stress can affect students' grade point average through decreased concentration and ability to complete academic activities. Therefore, universities and study programmes need to pay attention to the factors that cause stress and take steps to manage students' stress so that they can achieve optimal academic performance.
PENGARUH RESILIENSI TERHADAP JOB BURNOUT PADA GURU SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) USMAN BIN ALI MEDAN Inggrit Puspita Sari; Siska Dwi Ningsih; Sri Ramadhani; Tondy Ridho Januario Pakpahan
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v9i1.6239

Abstract

Latar belakang: Guru pada sekolah Islam terpadu menghadapi tuntutan pekerjaan yang kompleks karena menjalankan tanggung jawab akademik sekaligus pembinaan nilai-nilai keagamaan, sehingga berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap job burnout. Resiliensi dilihat dalam konteks ini sebagai sumber daya psikologis yang dapat membantu orang beradaptasi dan bekerja dengan baik ketika menghadapi tekanan pekerjaan. Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh resiliensi terhadap job burnout pada guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Usman Bin Ali Medan. Studi ini melakukan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Metode: total sampling digunakan untuk mengumpulkan 46 guru sebagai responden. Skala resiliensi dan skala burnout pekerjaan digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa resiliensi memprediksi job burnout secara signifikan (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi R2 adalah 0,458. Hasilnya menunjukkan bahwa resiliensi mampu menjelaskan 45,8% varians burnout kerja guru. Faktor lain di luar model penelitian menyumbang 54,2% sisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi sebagai sumber daya psikologis sangat penting bagi guru yang memiliki tuntutan akademik dan keagamaan. Kesimpulan: Penemuan ini memberikan saran praktis bagi lembaga pendidikan untuk membangun program penguatan resiliensi sebagai bagian dari strategi untuk mencegah guru menjadi lelah di tempat kerja dan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka sendiri.
PENGARUH RESILIENSI TERHADAP STRES PASCA PERCERAIAN ORANG TUA PADA REMAJA DI SMK NAHDLATUL ULAMA MEDAN Siska Dwi Ningsih; Inggrit Puspita Sari; Sri Ramadhani; Sierly Anita Gafar
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja Sekolah Menengah Kejuruan (selanjutnya disingkat SMK) Nahdlatul Ulama (selanjutnya disingkat NU) Medan yang orang tuanya bercerai berdampak negatif seperti tidak disiplin masuk sekolah, membolos, malas belajar, sehingga mengakibatkan penurunan nilai secara akademik, hal ini membuktikan bahwa remaja mengalami stres pasca perceraian orang tuanya. Stres yang terjadi mempengaruhi kelangsungan kehidupan siswa di rumah dan di sekolah. Setiap remaja memiliki cara yang berbeda dalam merespon stressor yang ada. Individu yang mampu bertahan tentu memiliki sikap dalam menghadapi stres sehingga setiap remaja harus mampu menjadi resilien, yaitu mampu beradaptasi, mampu bertahan, dan bangkit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh resiliensi terhadap stres pasca perceraian pada remaja di SMK NU Medan. Subjek dalam penelitian. ini berjumlah 31 orang. Penelitian ini menggunakan alat ukur instrumen penelitian dengan lembar kuesioner stres dan resiliensi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh resiliensi terhadap stres pasca perceraian orang tua dengan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,410 yang berarti 41% stres pasca perceraian orang tua dipengaruhi oleh resiliensi dengan nilai signifikasi 0,000 ≤ 0,05.
PENGARUH PENILAIAN KINERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025 Inggrit Puspita Sari; Siska Dwi Ningsih; Sri Ramadhani; Puja Aulia Tri Pahsa
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam pencapaian tujuan organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Salah satu aspek utama dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah penilaian kinerja yang berfungsi untuk menilai kontribusi pegawai secara objektif dan terukur. Dalam konteks instansi pemerintah, seperti Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara, penilaian kinerja memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan publik. Motivasi kerja merupakan kondisi atau dorongan, baik internal maupun eksternal, yang memengaruhi semangat pegawai dalam melaksanakan tugas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penilaian kinerja dapat meningkatkan motivasi kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian kinerja terhadap motivasi kerja pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 46 pegawai yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R²) sebesar 0,438 dengan nilai signifikansi 0,000, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara penilaian kinerja dan motivasi kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa 43,8% variasi motivasi kerja pegawai dapat dijelaskan oleh penilaian kinerja, sedangkan 56,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penilaian kinerja yang objektif dan transparan berkontribusi terhadap peningkatan motivasi kerja pegawai di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara.