Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Eksplorasi Masa Sejarah Khulafaur Rasyidin Sebagai Penerus Rasulullah SAW Maulidia Ilham; Yuliastutik Yuliastutik
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5572

Abstract

Khulafaur Rasyidin is a person who has intelligence, courage, and is responsible for managing the country as the Prophet's successor as leader. Khulafaur Rasyidin was not far from being a close friend of the Prophet, including Abu Bakar Ash-Shidiq, Umar Bin Khattab. Ustman Bin Affan, and Ali Bin Ani Talib. This research uses a qualitative method with a descriptive approach using library research techniques. The aim of this research is to understand and explore the history of Khulfaur Rasyidin's time which includes leadership and educational concepts during Khulafaur Rasyidin's time. The results of this research are that Khulafaur Rasyidin means the successor of Rasulullah as leader. The process for determining who has the right to be the leader of all Khlaifahs is the same using the results of deliberation, except for Caliph Umar who was appointed directly by Abu Bakr before he died. The concept of education during Khulafaur Rasyidin's time was no different from the teachings that had been taught and implemented by the Prophet. The Caliphs used corners of the mosque for learning activities and chose Companions to become teachers. During the reign of Caliph Ustman, he made a policy that teachers were allowed to teach in any area they wanted. This concept of education was finally hampered during the time of Caliph Ali bin Abi Talib, because he was focused on suppressing political rebellions so that the concept of education was not paid attention to.
Pengaruh Program Akselerasi Baca Tulis Al-Qur’an terhadap Tingkat Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik MTs Darussalam Taman – Sidoarjo Rifka Muaida Anggraini; Yuliastutik Yuliastutik
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v8i2.5481

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara program akselerasi BTQ terhadap tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik di MTs. Darussalam Taman-Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang pengumpulan datanya dalam bentuk dokumentasi, angket, dan tes lisan. Sementara untuk analisis datanya, menggunakan rumus persentase dan product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs. Darussalam Taman-Sidoarjo sebanyak 120 siswa dan dilakukan pengambilan sampel dengan prosedur purposive sampling sebesar 25% dari jumlah populasi sebanyak 30 siswa. Secara keseluruhan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program akselerasi BTQ di MTs. Darussalam Taman-Sidoarjo diklasifikasi “Baik” dengan perolehan skor rata-rata sebesar 61,67%. Sementara itu, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa MTs. Darussalam Taman-Sidoarjo dikatakan “Baik” yang ditunjukkan dengan perolehan skor yang mencapai 80%. Dan program akselerasi BTQ mempengaruhi tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik MTs. Darussalam Taman-Sidoarjo dengan nilai rhitung sebesar 0,620 berada rentang 0,41-0,70 sehingga ada pengaruh yang “Sedang (Cukup Tinggi)”.
Problematika dan Upaya Penanganan terhadap Penyandang Disabilitas Mental : ODGJ dan Down Syndrome Sustian Alfina; Rizki Ananda Agust Lailita; Dwi Sriwidadi; Rahayu Mardikaningsih; Mila Hariani; Eli Masnawati; Yeni Vitrianingsih; Yuliastutik Yuliastutik; Nelud Darajaatul Aliyah; She Fira Azka Arifin; Roidatus Shofiyah; Febriarsita Eka Sasmita; Mirza Elmy Safira
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH)
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v3i1.1214

Abstract

People with mental disabilities, especially people with mental disorders (ODGJ) and individuals with Down Syndrome, face significant challenges in their daily lives. This journal explores the main problems they face. The purpose of this community service activity is to identify problems and solutions that must be taken for people with mental disabilities. The empowerment method used in this community service activity is the ABCD (Asset Based Community Development) method. This journal proposes several strategic efforts to overcome these problems. Increasing public awareness through education and counseling can help reduce stigma. Strengthening mental health services by increasing access and quality of services is essential. Support for inclusive education and vocational training for people with mental disabilities can improve their skills and job opportunities. Psychosocial support and family training are also very important to help care for family members with mental disabilities. Collaboration with various parties is also needed to create an inclusive and supportive environment for people with mental disabilities. They can live better and have equal opportunities to contribute to society through the right solutions.
Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan Untuk Meningkatkan Keterampilan Kepemimpinan Dan Mountaineering Pada Siswa SMK Muhammadiyah 2 Lekok Hamdan Robbani; Yuliastutik Yuliastutik
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.76

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan pendakian gunung siswa melalui Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan (HW) di SMK Muhammadiyah 2 Lekok, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 siswa aktif HW, dua pembina, dan satu guru kesiswaan sebagai kolaborator. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (Juli–September 2025) melalui tiga siklus tindakan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test . Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek keterampilan kepemimpinan sebesar 34,4%, dan keterampilan pendakian gunung sebesar 55,8%. Peserta menunjukkan peningkatan dalam komunikasi, tanggung jawab, pengambilan keputusan, serta kemampuan teknis seperti navigasi darat, penggunaan tali-temali, dan manajemen risiko di alam terbuka. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam menumbuhkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab peserta. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga berfungsi sebagai sarana pelatihan karakter dan spiritual berbasis nilai-nilai Islam seperti amanah, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pelatihan kepanduan berbasis pendakian gunung dapat menjadi model pendidikan karakter terintegrasi di sekolah kejuruan, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar dan penguatan Profil Pelajar Pancasila .
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Guru Solchan Ghozali; Yuliastutik Yuliastutik; Misbachul Munir; Samsul Arifin; Mila Hariani
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan oleh seorang guru bertujuan untuk mengubah guru yang sebelumnya merupakan guru yang tidak terlatih menjadi guru yang terlatih setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan. Pada program, pendidikan pelatihan tidak hanya pengetahuan dan kompetensi guru saja yang dikembangkan melainkan sikap dan perilaku yang disesuaikan dengan perkembangan pada pekerjaan mereka sehingga menghasilkan kinerja yang diharapkan oleh sistem pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan dan pe1atihan terhadap kinerja guru. Subjek di penelitian ini adalah guru-guru UPT Kecamatan Gempol di tingkat sekolah dasar yang telah mendapat diklat peningkatan kompetensi. Ada 17 responden yang ditetapkan di penelitian ini. Alat pengumpulan data yang digunakan di penelitian ini adalah kuisioner. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berganda menggunakan program SPSS for Windows Evaluation version 26.0. Berdasarkan hasil pengujian analisis data menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru UPT Kecamatan Gempol di tingkat sekolah dasar
Peningkatan Keterampilan Nelayan Melalui Pelatihan Tune Up Mesin Ketinting M. Syaiful Anwar; Bambang Triono; Sudjai Sudjai; Jahroni Jahroni; Nurul Mashitoh; Mirza Elmy Safira; Siti Nur Halizah; Yuliastutik Yuliastutik
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara maritim warga negara Indonesia banyak yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Salah satu contohnya adalah nelayan tradisional yang ada di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Nelayan di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati merupakan nelayan tradisional yang menggunakan perahu mesin ketinting untuk operasionalnya. Permasalahan yang sering terjadi pada warga di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati adalah kurang kesadaran untuk melakukan perawatan mesin perahu ketinting. Untuk permasalahan ini diperlukan solusi yang tepat. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk dapat membantu warga mencari solusi atas permasalahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen Universitas Sunan Giri Surabaya. Kegiatan dilakukan kepada 115 warga Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki lima program kerja yaitu, penyuluhan pentingnya perawatan mesin ketinting, pelatihan keterampilan tune up mesin ketinting, pembuatan bengkel perahu sederhana, pengolahan hasil laut, dan pelatihan penjualan online pada karang taruna. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah meningkatan keterampilan tune up mesin ketinting. Warga Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati menyadari pentingnya perawatan mesin perahu. Selain itu warga memiliki bengkel untuk melakukan perawatan mesin perahu dengan biaya swadaya. Selanjutnya ibu-ibu PKK memiliki pengetahuan baru tentang cara pengolahan hasil laut agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat juga diikuti oleh karang taruna untuk mendapatkan pelatihan penjualan hasil olahan laut dengan cara online.  
Inisiatif Bersih Masjid Al Hikmah: Meningkatkan Partisipasi Jamaah dalam Menjaga Kebersihan dan Keindahan Rahayu Mardikaningsih; Yuliastutik Yuliastutik; Nelud Darajaatul Aliyah; Mirza Elmy Safira; Nailul Ulah Al Chumairoh; Yeni Vitrianingsih; Roidatus Shofiyah; Fayola Issalillah
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan merupakan salah satu unsur terpenting dalam agama Islam, yang berfungsi sebagai syarat dan rukun sah untuk menjalankan ibadah. Selain itu, kebersihan juga memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan di lingkungan sekitar. Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan, pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan fokus pada Masjid Al Hikmah di Desa Gamping, Kabupaten Sidoarjo. Penulis melibatkan warga setempat dan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti di masjid. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang memungkinkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kebersihan di lingkungan Masjid Al Hikmah semakin terjaga dan terawat setelah kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan para warga. Kegiatan ini meningkatkan kebersihan masjid, dan mempererat hubungan antarwarga dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Penulis merasa senang dan bangga dapat melaksanakan kegiatan pengabdian ini, karena manfaat yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari ibadah dan kesehatan
Integrasi Teknologi dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Pedagogis dan Budaya Yuliastutik Yuliastutik; Didit Darmawan; Nelud Darajaatul Aliyah; Fayola Issalillah; Yeni Vitrianingsih; Mirza Elmy Safira; Masfufah Masfufah; Nurul Masithoh
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dan peluang besar untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti flipped classroom dan platform digital, dapat meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, validitas konten digital, literasi teknologi pendidik, dan kesenjangan infrastruktur menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sensitif budaya untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dalam pembelajaran agama. Dengan strategi yang tepat, integrasi teknologi dalam PAI dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam tanpa mengorbankan esensi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital bagi pendidik, pengembangan platform digital khusus PAI, dan penyediaan infrastruktur yang merata sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran PAI
Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dengan Kegiatan Senam Pagi di Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Yuliastutik Yuliastutik; Busro Muhammad Al Mursyidi; Derisma Vita Noviyanti; Siti Nur Halizah; Didit Darmawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam sebagai kegiatan fisik yang direncanakan secara sengaja untuk membentuk dan mengembangkan keseluruhan tubuh secara harmonis. Kegiatan senam pagi telah menjadi pilihan yang populer di masyarakat karena manfaatnya yang signifikan bagi kesehatan. Di Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, kegiatan senam pagi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN telah memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat setempat. Mengutamakan kesehatan jasmani merupakan hal yang penting bagi kesejahteraan manusia. Melalui kegiatan senam pagi, tubuh manusia dapat merasakan sejumlah manfaat yang signifikan. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas. Dengan rutin melakukan senam pagi, tubuh akan menjadi lebih kuat dalam melawan penyakit dan menjaga kesehatan. Pengalaman masyarakat Desa Sedenganmijen setelah mengikuti kegiatan senam pagi menunjukkan perasaan yang lebih baik secara fisik dan mental. Mereka merasa lebih segar, energik, dan bersemangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, dengan berpartisipasi dalam senam pagi secara bersama-sama, juga memperkuat ikatan sosial antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat.
Integrasi Video Learning dan Praktik pada Pembelajaran Wudhu untuk Membangun Pondasi Keagamaan Usia Dini Yuliastutik Yuliastutik; Alfiatul Izzati Irawan; Mila Hariani; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Rafadi Khan Khayru; Didit Darmawan; Wakid Evendi
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi video learning dan praktik dalam pembelajaran wudhu berperan penting dalam membangun pondasi keagamaan pada anak usia dini di TK Darul Hikmah, Desa Kemasaan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Pembelajaran agama di usia dini berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang diperlukan untuk perkembangan karakter anak. Wudhu sebagai ibadah yang memiliki makna penting dalam Islam, diajarkan dengan cara yang menarik melalui media video, lalu diikuti dengan praktik langsung. Metode ini mengedepankan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan potensi guru dan sarana prasarana sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak dalam melaksanakan wudhu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak mengenai tata cara wudhu, sekaligus menanamkan nilai kebersihan dan kedisiplinan. Penggunaan video learning yang interaktif terbukti efektif dalam menarik perhatian anak dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Penyerapan materi pembelajaran menjadi lebih baik melalui kombinasi teori dan praktik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan lain untuk memperkuat dasar keagamaan anak-anak.