Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialectics of Language in Mantra as a Form of Local Wisdom Malay Culture Rian Hidayat; Yulia Nelfita; Aris Yulantomo
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5586

Abstract

Although there are many medical alternatives, but the public still very much believes in the power of mantra in terms of treatment. Mantras also have sentences that contain supernatural powers and are full of mysteries. Sometimes the words spell unknown meaning. But it will give rise to magical power when speaking his words regularly and rhythmically. Mantra is also a word or prayers composed of strange words that are considered to contain the power and power to achieve what humans wantThe meaning of mantras is found in the practice of daily life in Malay society. To explore this usage, this article begins with a description of the form of mantras used and the structure of mantras that are usually found in Malay society. With qualitative analysis, this paper presents the relevance of the mantra as local wisdom in its dialectics with the development of Islam in Malay society. The results of the analysis showed that mantra tradition in Malay society is part of oral tradition that has long been practiced before Islam. Religious elements can be seen in the oral tradition of mantras used by malay people.
Representasi Identitas Budaya dalam Puisi Digital di Website Sastra Indonesia Rian Hidayat; Siswanto; Lela Nurdiana
Jurnal IKADBUDI Vol. 15 No. 1 (Special Issue) (2026): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Dae
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v15i1 (Special Issue).90464

Abstract

Transformasi teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek seni, termasuk sastra. Di Indonesia, puisi digital yang memadukan elemen teks, visual, audio, dan interaktivitas menjadi media baru yang relevan untuk mengekspresikan identitas budaya sekaligus melestarikan tradisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas budaya dalam puisi digital yang dipublikasikan di website sastra Indonesia, seperti Basabasi.co, Kumparan Sastra, Suarakita.id, Inspirasi.co, dan Litera.co.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui observasi online terhadap puisi digital yang dipilih berdasarkan tema budaya lokal, simbol, dan narasi. Teknik analisis menggunakan pendekatan semiotik untuk mengidentifikasi simbol budaya dan pendekatan naratif untuk memahami struktur cerita dan tema. Validasi dilakukan melalui triangulasi data, teori, dan diskusi dengan ahli sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi digital di Indonesia secara konsisten merepresentasikan identitas budaya melalui tema tradisi lokal, simbolisme alam, adaptasi tradisi ke dalam konteks modern, serta dinamika antara tradisi dan globalisasi. Simbol budaya seperti rumah adat, kain tradisional, dan gamelan menjadi elemen kunci dalam merefleksikan nilai-nilai kolektif, kebersamaan, dan pelestarian tradisi. Kesimpulannya, puisi digital tidak hanya berfungsi sebagai medium ekspresi seni, tetapi juga sebagai alat pelestarian budaya yang efektif. Platform digital memberikan ruang bagi penyair untuk bereksperimen dengan format baru, menjembatani masa lalu dengan masa kini, sekaligus memperluas jangkauan budaya lokal ke audiens global.