Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kredibilitas Influencer terhadap Brand Trust pada Brand Erspo dengan E-Wom Sebagai Mediasi Ilmiati Mawaddah; Adam Hermawan; Muhammad Rizki Nugraha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9157

Abstract

Perkembangan pemasaran digital mendorong perusahaan memanfaatkan influencer sebagai sumber komunikasi yang dapat membentuk persepsi dan kepercayaan konsumen terhadap merek. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kredibilitas influencer terhadap brand trust pada brand fashion lokal Erspo, baik secara langsung maupun melalui electronic word-of-mouth (e-WoM) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 200 pengguna media sosial yang pernah melihat promosi Erspo melalui influencer. Pengujian model dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4, meliputi evaluasi model pengukuran, model struktural, pengujian hipotesis, dan efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WoM dengan koefisien 0,503 dan p-value 0,000. Kredibilitas influencer juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dengan koefisien 0,314 dan p-value 0,000. Selanjutnya, e-WoM berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dengan koefisien 0,461 dan p-value 0,000. Pengujian pengaruh tidak langsung membuktikan bahwa e-WoM memediasi secara signifikan hubungan antara kredibilitas influencer dan brand trust dengan koefisien 0,232 dan p-value 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan influencer yang jujur, kompeten, dan relevan perlu disertai upaya mendorong komunikasi konsumen yang positif agar kepercayaan terhadap merek semakin kuat. Secara praktis, hasil penelitian memberikan dasar bagi Erspo dan brand lokal lainnya untuk mengelola kolaborasi influencer secara lebih selektif, konsisten, dan berorientasi pada reputasi jangka panjang.