Vidia Effendy, Henny
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Star Fruit Leaf Boiled Water on Changes in Blood Pressure in Elderly People With Hypertension In Sooko Village, Mojokerto Regency Mustika Sari, Surya; Vidia Effendy, Henny
Jurnal MIDPRO Vol 15 No 2 (2023): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v15i2.685

Abstract

The high prevalence of elderly people with hypertension is one of the problems that affect the degree of public health. Lifestyle, family history, race, age, gender, obesity, stress and attitude are factors that spur the onset of hypertension. One of the efforts made to overcome the problem non-pharmacologically by giving boiled water to star fruit leaves. This study aims to determine the effect of star fruit leaf boiled water on changes in blood pressure in hypertensive patients in Sooko Village, Mojokerto Regency. The design of this study is Quasy Experiment Pre Test – Post Test With Control Group Design. The elderly population of people with hypertension in Sooko Village, Mojokerto Regency was 45 respondents, the sample size in this study amounted to 40 respondents and was divided into two groups, namely treatment and control, with purposive sampling techniques. The data obtained through the blood pressure observation sheet was then analyzed using the paired sample T-Test. The results showed that there was a change in blood pressure Pre Test Post Test. The average value of MAP Pre treatment was 115.10 mmHg and control 116.10 mmHg. In the Post Test, the average value of MAP Post treatment group was 105.10 mmHg and the control group was 118.46 mmHg. The results of the static test study were obtained on average from the pre-test and post-test groups ( P = 0.000<α = 0.05)
Body Mass Index With Dysmenorrhoea In Adolescents Girl Vidia Effendy, Henny; Mustika Sari, Surya
Jurnal MIDPRO Vol 16 No 1 (2024): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v16i1.762

Abstract

Dysmenorrhoea is one of the most common menstrual disorders in adolescent girl and has quite serious effects because it can cause disruption of daily activities. One factor that causes dysmenorrhoea is due to an abnormal Body Mass Index. This study aims to determine the relationship of Body Mass Index with dysmenorrhoea in adolescent girl. This research was at SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto. The population in this study were all adolescent girls of class X majoring in OTKP at SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto who met the study criteria amounted to 51 people. The sample in this study were some of the adolescent girls of class X majoring in OTKP at SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto who met the research criteria amounted to 45 people. The sampling technique used is probability sampling with sampling techniques using simple random sampling. This type of research is a non-experimental correlational research with cross sectional method. The instruments used in data collection were weight scales, height measurements, observation sheets, and NRS pain measurement scales. The data analysis technique used is the Spearman correlation test using the SPSS program. The results of this study indicate that the respondents who experience severe dysmenorrhoea most are those who have a heavy fat BMI that is as many as 7 respondents (87.5%) with statistical test results showing sig. 0.002 < α (0.05) which means that there is a significant relationship between Body Mass Index (BMI) and dysmenorrhoea in adolescent girl in SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto. Looking at the results of this study, it is necessary to control the Body Mass Index (BMI) in order to minimize the frequency of dysmenorrhoea experienced by adolescent girl.
HUBUNGAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PENYIMPANGAN PERILAKU PADA REMAJA AWAL USIA 13-14 TAHUN DI SMPN MOJOANYAR Mustikasari, Surya; Effendy, Henny Vidia
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1004

Abstract

Berdasarkan perspektif psikologi perkembangan, masa remaja merupakan masa yang kritis. Lingkungan sekolah turut mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar. Kualitas guru, metode mengajarnya, kesesuaian kurikulum dengan kemampuan anak, keadaan fasilitas atau perlengkapan di sekolah, pelaksanaan tata tertib sekolah, dan sebagainya, semua ini turut mempengaruhi keberhasilan anak. fenomena yang terjadi saat ini banyak sekali pergaduhan yang dilakukan oleh remaja, merokok di lingkungan sekolah, sering tidak masuk sekolah kadang bertengkar di area sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi terhadap remaja awal tentang penyimpangan perilaku sehingga dapat menumbuhkan  karakter yang baik bagi siswa.Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang masuk catatan BK, sejumlah 78 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 65 responden. Metode sampling yang digunakan simple random sampling. Kriteria inklusi seluruh siswa kelas VIII yang berusia 13-14 tahun di SMPN Mojoanyar  Teknik pengumpulan data dependen dan independen penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah dianalisis dengan menggunakan uji spearman correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden penyimpangan perilakunya dalam kategfori negative sebanyak 36 responden (55,4%). Beradasarkan hasil uji statistic diketahui bahwa nilai Uji corelasi spearman rho p value = 0,555 artinya ada hubungan antara lingkungan sekolah dengan penyimpangan perilaku pada remaja awal usia 13-14 tahun di  SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.Melihat hasil penelitian ini maka upaya yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar khususnya sekolah yaitu dengan cara mengubah sistem pengajaran yang lebih menekankan pada aspek kognitif, ke sistem pengajaran yang seimbang antara kognitif, afektif dan psikomotor.Kata Kunci: Lingkungan Sekolah, Penyimpangan PerilakuDOI: 10.5281/zenodo.4736076
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENEDERITA HIPERTENSI Effendy, Henny Vidia; Sari, Surya Mustika
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1102

Abstract

Hipertensi biasanya tidak mempunyai gejala. Itulah sebabnya mengapa tekanan darah tinggi disebut pembunuh diam-diam atau silent killer. Hipertensi yang dialami oleh masyarakat semakin meningkat disebabkan salah satunya oleh putusnya pengobatan akibat mahalnya biaya pengobatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secara non farmakologi dengan terapi pemberian air rebusan seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment Pre Test – Post Test Control Group Design. Populasi penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto sebanyak 30 orang, besar sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, dengan teknik total sampling. Data yang didapat melalui lembar observasi tekanan darah kemudian dianalisis deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahan rerata tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rerata perubahan tekanan darah Pre-Post Test. Kelompok perlakuan nilai rerata perubahan TDS  -20,00 mmHg, TDD -15,33 mmHg dan MAP -19,56 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol TDS 4,66 mmHg, TDD 9,33 mmHg dan MAP 4,24 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh terapi pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi air rebusan seledri dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk penderita hipertensi. Kata kunci: Air Rebusan Seledri, Penderita Hipertensi, Tekanan Darah DOI: 10.5281/zenodo.4766682
PENGARUH PEMBERIAN RENDAMAN AIR JAHE PADA KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Effendy, Henny Vidia; Mustika Sari, Surya
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1299

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering  ditemukan pada lansia diatas 60 tahun yang disebabkan oleh penyakit jantung dan cerebrovaskuler. Kecenderungan lansia selama ini tidak mengetahui cara menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya hipertensi serta cara penanganan secara non farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman air jahe pada kaki terhadap penurunan tekanan darah lansia yang tinggal di Desa Bangsal  Kabupaten Mojokerto sehingga lansia yang mengalami hipertensi di desa bangsal berkurang. Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 30 lansia. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 28 lansia. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Paired T Test dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0.031< 0,05 maka H1 diterima yang berarti rendaman air jahe pada kaki efektif terhadap penurunan tekanan darah lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto. Dengan pemberian terapi rendaman air jahe pada lansia dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Jika hipertensi tidak segera ditangani akan muncul beberapa dampak seperti penyakit jantung dan stroke. DOI: 10.5281/zenodo.5225862  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DIGITAL PARENTING TERHADAP PENGETAHUAN IBU DAN KEBUTUHAN TIDUR ANAK PRASEKOLAH Effendy, Henny Vidia; Mustikasari, Surya
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1460

Abstract

Anak usia 3-6 tahun membutuhkan waktu untuk tidur 11-13 jam termasuk tidur siang. Namun Banyak anak yang kebutuhan tidurnya tidak terpenuhi akibat penggunaan gadget dan kurangnya pengetahuan Ibu mengenai bagaimana cara mengasuh anak di era digital. Salah satu upaya untuk mengatasi kebutuhan tidur anak yang terganggu akibat penggunaan gadget diperlukan pengetahuan yang bagus pada Ibu mengenai cara mengasuh anak di era digital dan perhatian kusus dari orang tua untuk menerapkan digital parenting. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan digital parenting terhadap pengetahuan ibu dan kebutuhan tidur anak prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan one group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 41 responden, sampel sejumlah 37 responden diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independent pendidikan kesehatan, variabel dependen pengetahuan ibu dan kebutuhan tidur anak. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan digital parenting pengetahuan ibu meningkat sebanyak 22 orang (59%) dan pemenuhan kebutuhan tidur anak meningkat  sebanyak 23 orang (62%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan digital parenting terhadap pengetahuan ibu Dengan nilai p=0.013 dan ada pengaruh pendidikan kesehatan digital parenting terhadap kebutuhan tidur dengan nilai p=0.039. Ibu diharapkan untuk selalu menambah pengetahuan dan mencari informasi baik di media sosial maupun sesama ibu yang mempunyai anak usia prasekolah tentang cara mengontrol penggunaan gadget pada anak sehingga penggunaan gadget pada anak tidak mempengaruhi pemenuhan kebutuhan tidurnya. DOI: 10.5281/zenodo.6006477
EFEKTIFITAS POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Effendy, Henny Vidia; Sari, Surya Mustika
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1635

Abstract

Temper Tantrum adalah luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol yang sering muncul pada anak usia 15 bulan sampai 6 tahun, dan ini bisa menyebabkan anak melukai diri sendiri dan orang lain atau menghancurkan benda-benda disekitarnya. Temper tantrum dapat diatasi salah satunya dengan pola asuh yang baik yang diterapkan oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas  pola asuh orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia 3-4  tahun. Penelitian ini menggunakan desain Non-Experimental dengan metode Cross Sectional. Variable independen penelitian ini adalah pola asuh orang tua, variable dependen adalah temper tantrum. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 3-4 tahun di PAUD Tarbiyatul Hidayah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 27 responden. Sampling yang digunakan adalah metode total sampling. Pengumpulan data dengan instrument kuesioner tentang pola asuh orang tua dan kuesioner tentang temper tantrum. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik Deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu (55,6%) menggunakan pola asuh autoritatif dan sebagian besar (66,7%) memiliki anak yang temper tantrum rendah. Hasil analisis diketahui perbedaan antara pola asuh otoriter, autoritatif, permisif yang mengalami temper tantrum rendah lebih dari 10% (20%, 100%, 0%). Hasil tersebut juga sama untuk temper tantrum sedang dan tinggi sehingga hipotesis penelitian diterima artinya ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia 3-4 tahun. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pola asuh yang paling ideal diterapkan oleh orang tua dengan menggunakan pola asuh autoritatif dalam penanganan temper tantrum, karena pola asuh autoritatif merupakan jalan tengah yang seimbang.
EFEKTIVITAS KONSUMSI TEH DAUN KATUK TERHADAP PERUBAHAN STATUS ANEMIA PADA IBU HAMIL DI UPT PUSKESMAS GAYAMAN MOJOKERTO Mustikasari, Surya; Vidia Effendy, Henny
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2031

Abstract

Defisiensi zat besi merupakan masalah nutrisi utama di negara berkembang dan penyebab utama anemia di dunia. Pengendalian anemia pada wanita usia subur sangat penting untuk mencegah komplikasi anemia pada kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), kematian ibu dan anak, perdarahan, serta penyakit infeksi.              Desain penelitian menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan penelitian pre-post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil dengan anemia di UPT Puskesmas Gayaman  Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 30 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian intervensi teh daun katuk dan untuk variabel dependennya adalah kadar hemoglobin pada ibu hamil. Uji analisa data dilakukan menggunakan uji paired t test. Dari hasil analisa data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsumsi teh daun katuk efektif terhadap perubahan status anemia pada ibu hamil di UPT Puskesmas Gayaman  Kabupaten Mojokerto. Teh daun katuk sebagai salah satu produk olahan daun katuk yang tinggi zat besi, dapat dimanfaatkan untuk membantu ibu hamil dalam mengatasi kejadian anemia yang terjadi selama kehamilan. Hal ini dikarenakan daun katuk mempunyai efek antianemia per 100 g yang diperankan oleh protein 5,8 g, Fe 2,7 g dan vitamin C 239 mg.
HUBUNGAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PENYIMPANGAN PERILAKU PADA REMAJA AWAL USIA 13-14 TAHUN DI SMPN MOJOANYAR Mustikasari, Surya; Effendy, Henny Vidia
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1004

Abstract

Berdasarkan perspektif psikologi perkembangan, masa remaja merupakan masa yang kritis. Lingkungan sekolah turut mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar. Kualitas guru, metode mengajarnya, kesesuaian kurikulum dengan kemampuan anak, keadaan fasilitas atau perlengkapan di sekolah, pelaksanaan tata tertib sekolah, dan sebagainya, semua ini turut mempengaruhi keberhasilan anak. fenomena yang terjadi saat ini banyak sekali pergaduhan yang dilakukan oleh remaja, merokok di lingkungan sekolah, sering tidak masuk sekolah kadang bertengkar di area sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi terhadap remaja awal tentang penyimpangan perilaku sehingga dapat menumbuhkan  karakter yang baik bagi siswa.Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang masuk catatan BK, sejumlah 78 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 65 responden. Metode sampling yang digunakan simple random sampling. Kriteria inklusi seluruh siswa kelas VIII yang berusia 13-14 tahun di SMPN Mojoanyar  Teknik pengumpulan data dependen dan independen penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah dianalisis dengan menggunakan uji spearman correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden penyimpangan perilakunya dalam kategfori negative sebanyak 36 responden (55,4%). Beradasarkan hasil uji statistic diketahui bahwa nilai Uji corelasi spearman rho p value = 0,555 artinya ada hubungan antara lingkungan sekolah dengan penyimpangan perilaku pada remaja awal usia 13-14 tahun di  SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.Melihat hasil penelitian ini maka upaya yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar khususnya sekolah yaitu dengan cara mengubah sistem pengajaran yang lebih menekankan pada aspek kognitif, ke sistem pengajaran yang seimbang antara kognitif, afektif dan psikomotor.Kata Kunci: Lingkungan Sekolah, Penyimpangan PerilakuDOI: 10.5281/zenodo.4736076
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENEDERITA HIPERTENSI Effendy, Henny Vidia; Sari, Surya Mustika
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1102

Abstract

Hipertensi biasanya tidak mempunyai gejala. Itulah sebabnya mengapa tekanan darah tinggi disebut pembunuh diam-diam atau silent killer. Hipertensi yang dialami oleh masyarakat semakin meningkat disebabkan salah satunya oleh putusnya pengobatan akibat mahalnya biaya pengobatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secara non farmakologi dengan terapi pemberian air rebusan seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment Pre Test – Post Test Control Group Design. Populasi penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto sebanyak 30 orang, besar sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, dengan teknik total sampling. Data yang didapat melalui lembar observasi tekanan darah kemudian dianalisis deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahan rerata tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rerata perubahan tekanan darah Pre-Post Test. Kelompok perlakuan nilai rerata perubahan TDS  -20,00 mmHg, TDD -15,33 mmHg dan MAP -19,56 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol TDS 4,66 mmHg, TDD 9,33 mmHg dan MAP 4,24 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh terapi pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi air rebusan seledri dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk penderita hipertensi. Kata kunci: Air Rebusan Seledri, Penderita Hipertensi, Tekanan Darah DOI: 10.5281/zenodo.4766682