Asti Nur Hadianti
STIT At-Taqwa Ciparay Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literasi Anak Usia Dini: Optimalisasi Penggunaan Perpustakaan Taman Kanak-Kanak Asti Nur Hadianti; Atiasih Atiasih; Luluk Mukaromah; Zaharah Binti Awang; Zety Yusmira
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood literacy is essential to children's cognitive and social development. A literacy environment helps build children's interests, including reading and writing. Reading readiness is very important so young children can develop a basic understanding of letters and sounds before formal learning at school. One practical approach to increasing early childhood literacy is to utilize kindergarten libraries. They are optimizing Kindergarten Libraries as a form of accommodating Early Childhood literacy. This research uses descriptive qualitative so that the author can describe in detail and interpret the data or symptoms obtained during the study, which was carried out at Kindergarten Pelita Hati Jember. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation, with purposive determination of informants. So the informants chosen were the Principal, Class Teacher, Student Teacher, Library Teacher, and Students. The data analysis technique used is the Miles and Huberman data analysis technique. The research results show two developments in the optimization of the kindergarten library at Kindergarten Pelita Hati Jember, namely the development of book collections that are relevant to early childhood development and the development of new learning models. The library at Kindergarten Pelita Hati Jember is based on the tasks and functions of the library, including being a place for early childhood literacy activities. The room design and arrangement of books and other supporting equipment are very neatly arranged, with unique colours and a lovely study table.
EFEKTIVITAS METODE BERNYANYI BERBANTUAN MEDIA JARI TANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN 1–10 PADA ANAK KELOMPOK A PAUD Raden Ulfah Nurfajar Syamsiah; Asti Nur Hadianti; Rina Marlina
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.10469

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the singing method assisted by finger media in improving the ability to recognize numbers 1–10 in Group A children at PAUD Baitul Ulum Manggahang. The background of this study is based on the low level of early numeracy skills in children, as indicated by difficulties in recognizing number symbols, counting objects, and arranging numbers independently. The study employed a Classroom Action Research (CAR) approach with three cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 11 children aged 4–5 years. Data collection techniques were conducted through observation, documentation, and field notes, and then analyzed descriptively using a qualitative approach. The results showed a gradual improvement in children's abilities in each cycle. In Cycle I, children began to show interest and active participation, although they still required assistance from the teacher. Cycle II showed a significant improvement in counting skills and recognizing number symbols. In Cycle III, almost all children reached the category of Very Well Developed (BSB) and were able to recognize, count, and sequence numbers 1–10 independently. These findings indicate that the singing method assisted by finger media is effective because it integrates auditory, visual, and kinesthetic aspects in accordance with the developmental characteristics of early childhood. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bernyanyi berbantuan media jari tangan dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1–10 pada anak Kelompok A PAUD Baitul Ulum Manggahang. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan numerasi awal anak yang ditunjukkan melalui kesulitan mengenal lambang bilangan, membilang jumlah benda, dan mengurutkan angka secara mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak secara bertahap pada setiap siklus. Pada siklus I, anak mulai menunjukkan ketertarikan dan partisipasi aktif, meskipun masih memerlukan bantuan guru. Siklus II memperlihatkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membilang dan mengenal lambang bilangan. Pada siklus III, hampir seluruh anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dan mampu mengenal, membilang, serta mengurutkan bilangan 1–10 secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bernyanyi dengan media jari tangan efektif karena mengintegrasikan aspek auditori, visual, dan kinestetik sesuai karakteristik perkembangan anak usia dini.  
PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENSTIMULASI KECERDASAN MAJEMUK ANAK USIA DINI (PENELITIAN KUALITATIF DESKRIPTIF DI TK AL-TAFTAZANI SOREANG ) Suni Anisa; Asti Nur Hadianti; Atiasih Atiasih
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.14797

Abstract

Developing multiple intelligences in early childhood is a crucial focus in 21st-century education, aiming to holistically optimize a child's various potentials. This study aims to describe the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) approach in stimulating multiple intelligences among early childhood students at Al-Taftazani Kindergarten. The study employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Research informants included the school principal, teachers, and children from Group B (aged 5–6 years). Data analysis followed the Miles and Huberman model, involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of PjBL effectively stimulates children's multiple intelligences—including interpersonal, intrapersonal, kinesthetic, linguistic, logical-mathematical, musical, naturalist, and visual-spatial intelligences—through active, collaborative, and contextual project activities. Factors supporting implementation included teacher creativity, school support, and parental involvement, while obstacles included time constraints and variations in children's abilities. The study concludes that PjBL is effective in comprehensively developing multiple intelligences in early childhood. ABSTRAK Pengembangan kecerdasan majemuk pada anak usia dini menjadi fokus penting dalam pendidikan abad ke-21 guna mengoptimalkan berbagai potensi anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Project Based Learning (PjBL) dalam menstimulasi kecerdasan majemuk anak usia dini di TK Al-Taftazani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan anak kelompok B usia 5–6 tahun. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu menstimulasi kecerdasan majemuk anak, meliputi kecerdasan interpersonal, intrapersonal, kinestetik, linguistik, logis-matematis, musikal, naturalis, dan visual-spasial melalui kegiatan proyek yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Faktor pendukung implementasi meliputi kreativitas guru, dukungan sekolah, dan keterlibatan orang tua, sedangkan hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PjBL efektif dalam mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini secara menyeluruh.