Priyanto Priyanto
Politeknik Negeri Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS LATENT DIRICHLET ALLOCATION (LDA) TERHADAP ISU GREEN INSURANCE DI MEDIA DIGITAL UNTUK MENDUKUNG STRATEGI KEBERLANJUTAN Galuh Kusuma Wardani; Hani Brilianti Rochmanto; Priyanto Priyanto; Farida Tri Hastuti; Niza Nurmalasari
Jurnal Riset Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/k1ee9d10

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi topik dominan dalam media digital terkait green insurance di Indonesia, serta mengkaji dinamika narasi keberlanjutan dalam sektor asuransi berdasarkan kerangka waktu 2020–2025. Data dikumpulkan dari portal berita CNBC Indonesia dengan kata kunci “asuransi hijau” dan “green insurance”. Metode pendekatan yang digunakan adalah Latent Dirichlet Allocation (LDA), isi berita diklasifikasikan ke dalam tiga topik: (1) Regulasi & Isu Sosial-Ekonomi, (2) Investasi & Pergerakan Saham, dan (3) Keberlanjutan & Ekonomi Hijau. Hasil analisis menunjukkan Topik 2 mendominasi narasi media, terutama pada tahun 2020, yang diwarnai ketidakstabilan pasar akibat pandemi. Sementara itu, Topik 3 menunjukkan tren peningkatan pada tahun-tahun berikutnya, mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap transisi energi dan agenda pembangunan hijau. Topik 1 menyoroti peran regulator dalam mendorong transformasi sektor asuransi melalui kebijakan dan tata kelola keuangan yang inklusif. Temuan ini menunjukkan narasi keberlanjutan mulai memperoleh tempat, tetapi pendekatan media terhadap green insurance masih cenderung terfragmentasi dan belum terintegrasi secara sistemik. Aspek keberlanjutan penting dalam pemberitaan agar memperkuat literasi publik dan mendukung strategi industri asuransi dalam mengadopsi model bisnis yang lebih hijau dan resilien. Green insurance berpotensi menjadi instrumen strategis dalam pembiayaan hijau atau insentif fiskal bagi masyarakat dan sektor swasta yang menjalankan aktivitas ramah lingkungan.