Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL KONVENSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI VEKTOR Novita Marpaung; Rick Hunter Simanungkalit; Gayus Simarmata
Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Vol. 2 No. 1 (2024): P3JI - FEBRUARI
Publisher : Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan model pembelajaran Probem Based Learning (PBL) dan model Konvensional terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi vektor. Jenis Penelitian yang digunakan adlah penelitian eksperimen, dengan desain Post-test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Multimedia 1 sebagai kelas eksperimen dengan model yang diterapkan adalah Problem Based Learning yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas XI Multimedia 2 sebagai kelas kontrol dengan model yang diterapkan adalah model Konvensional dengan jumlah siswa 30 orang. Kedua kelas tersebut homogen dan setara. Data dalam penelitian ini berasal dari data Post-test di kedua kelas. Rata-rata hasil Post-test kelas eksperimen adalah 69,33 sedangkan rata-rata hasil posttest kelas kontrol 56,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi vektor yang diajarkan menggunakan model Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang diajarkan menggunakan model Konvensinal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA PADA MATERI PERSAMAAN FUNGSI KUADRAT DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER DI KELAS IX SMP NEGERI 3 PEMATANGSIANTAR Targo Simanjuntak; Yanty Maria Rosmauli Marbun; Gayus Simarmata
Pande Nami Jurnal (PNJ) Vol. 3 No. 4 (2025): PNJ: Vol. 3 - No. 4 - OKTOBER 2025
Publisher : PT. Migas Central Sijabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada materi persamaan fungsi kuadrat ditinjau dari perbedaan gender di kelas IX SMP Negeri 3 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 27 siswa yang terdiri dari siswa laki-laki dan perempuan. Instrumen penelitian berupa tes uraian dan pedoman wawancara, yang digunakan untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan kesalahan siswa menurut kastolan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik siswa laki-laki maupun perempuan melakukan berbagai jenis kesalahan, di antaranya kesalahan fakta, kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan operasi. Persentase kesalahan tertinggi ditemukan pada kesalahan Teknik, dengan kecenderungan berbeda antara siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulan penelitian ini adalah perbedaan gender memengaruhi kecenderungan jenis kesalahan yang dilakukan siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif untuk meminimalkan kesalahan tersebut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI STATISTIKA DI KELAS XII SMA NEGERI 3 PEMATANGSIANTAR Agnes Tresia Dolok Saribu; Gayus Simarmata; Rianita Simamora
Pande Nami Jurnal (PNJ) Vol. 3 No. 4 (2025): PNJ: Vol. 3 - No. 4 - OKTOBER 2025
Publisher : PT. Migas Central Sijabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 3 Pematangsiantar, ditemukan bahwa siswa kelas XII memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kurang baik pada materi statistika, di mana 85% dari 36 siswa tidak mampu memenuhi indikator pemecahan masalah Polya. Kurangnya kemampuan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti siswa tidak memahami soal, langsung mencari rumus, dan kurangnya inovasi pembelajaran yang cenderung konvensional. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi statistika. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MIA di SMA Negeri 3 Pematangsiantar, dengan sampel sebanyak 350 siswa, yang terdiri dari kelas XII-MIA1 sebagai kelas kontrol dan XII-MIA3 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Solving memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini didukung oleh hasil uji-t di mana nilai t-hitung > t-tabel (9,790 > 2,032), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu, besar pengaruhnya ditunjukkan oleh koefisien determinasi sebesar 73,8%. Ini mengindikasikan bahwa 73,8% kemampuan pemecahan masalah siswa dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran Problem Solving, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.