Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Peer Education Penyalahgunaan NAPZA terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Siswa Sekolah Menengah Atas Jhon Riswanda; Muhammad Fauzi Romadhan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.560

Abstract

Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) adalah zat yang digunakan untuk penelitian atau pengobatan yang jika dikonsumsi dapat menggangu fungsi sistem saraf pusat dan perilaku. Jumlah penyalahguna NAPZA pada usia remaja terus meningkat, maka perlu ada perubahan perilaku untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA. Perilaku ini meliputi pengetahuan dan sikap dalam menanggapi penyalahgunaan NAPZA. Pemberian edukasi merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap seseorang dalam menanggapi penyalahgunaan NAPZA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi penyalahgunaan NAPZA terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada siswa SMA Kota Prabumulih. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis quasi eksperimental kuantitatif terhadap 100 orang responden yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi Peer Education. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sebelum diberikan edukasi memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 69% dan meningkat menjadi baik sebanyak 94% setelah diberikan edukasi. Sikap responden sebelum diberikan edukasi mayoritas pada kategori baik sebanyak 56% dan meningkat menjadi 75% setelah diberikan edukasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukkan p value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh edukasi penyalahgunaan NAPZA terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada siswa SMA Kota Prabumulih.
Uji Efektivitas Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans Dan Sumbangsihnya Pada Materi Fungi Di SMA/MA Erlita erlita; Jhon Riswanda; Ummi Hiras Habisukan
Environmental Science Journal (esjo) : Jurnal Ilmu Lingkungan 2022: Volume 1 Nomor 1 Desember 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esjo.v1i1.10928

Abstract

Candida albicans is a pathogenic fungal species from the deuteromycota group. This fungal species is the cause of opportunistic infections called candidiasis of the skin, mucosa, and internal organs of humans. Traditionally, red ginger extract (Zingiber officinale var. rubrum) has been used for various ingredients such as increasing endurance, overcoming inflammation, coughs, wounds, and allergies due to insect bites. This study aims to test the effectiveness of red ginger extract (Zingiber officinale var. rubrum) against the fungus Candida albicans and to determine the concentration of inhibition of red ginger extract (Zingiber officinale var. rubrum) which can inhibit the growth of Candida albicans. This research method uses experimental methods and The design of this study was Completely Randomized Design with 4 treatments and 6 repetitions. The data analysis technique used ANOVA analysis of variance to examine the differences between more than two groups. The concentrations used in this study were 25%, 50%, and 100%, and the negative control used DMSO. Based on the results of the research with a test level of 1% that the red ginger extract (Zingiber officinale var. rubrum) on the growth of the fungus Candida albicans gave a very significant effect because Fcount > Ftable (78.325>3.10) against the fungus Candida albicans so Ha was accepted, H0 was rejected. The highest average inhibition zone in this study was at a concentration of 100% with a value of 13.14, the average 50% inhibition zone resulted in a value of 11.19 mm and the lowest average inhibition zone was at a concentration of 25% with a value of 9.77 mm. This shows that red ginger extract (Zingiber officinale var. rubrum) has an effect on the growth of the fungus Candida albicans. As for the results of the Duncan's Real Distance Difference Test (BJND) at the treatment concentrations P0, P1, and P3 there were real differences at distances 1, 2 and 3 which were significantly different