Hasna Ukhti Luthfia
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non-Akademik Peserta Didik Melalui Manajemen Kesiswaan di SMA Al-Islam 1 Surakarta Hasna Ukhti Luthfia; Triono Ali Mustofa
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.622

Abstract

Semua siswa memiliki prioritas yang berbeda dalam hal pengembangan diri mereka. Ada siswa yang ingin mencapai prestasi akademik dan non-akademik, sementara yang lain ingin mencapai prestasi dalam hubungan sosial dengan teman sebaya mereka. Oleh karena itu, peraturan dan standar dibuat di SMA Al-Islam 1 Surakarta mengatur posisi dan peran siswa dengan mempertimbangkan tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendekatan manajemen kesiswaan yang efektif untuk meningkatkan prestasi siswa di SMA Al-Islam 1 Surakarta. Memberikan layanan prima kepada siswa mulai dari pendaftaran hingga lulus adalah tujuan manajemen kesiswaan. Data yang digunakan dalam studi ini dari Wakil kepala sekolah SMA Al-Islam 1 Surakarta melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menurut temuan dari wawancara menunjukkan bahwa SMA Al-Islam 1 Surakarta dibagi berdasarkan minat, bakat, fasilitas ekstrakurikuler, dan program sekolah. SMA Al-Islam 1 Surakarta menyelenggarakan dapat memilih kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan akademik atau kegiatan pengembangan diri memilih kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minatnya dengan mengisi survei yang disediakan sebagai bagian dari Masa Orientasi Siswa/MPLS, Kegiatan ekstrakurikuler didiskusikan dengan pimpinan sebelum disampaikan kepada dewan komite. Setelah disetujui, kegiatan dapat dilaksanakan di SMA Al-Islam 1 Surakarta. Persiapan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Al-Islam 1 Surakarta dapat dilaksanakan setelah dibahas dengan pimpinan. Setelah disetujui, kegiatan diserahkan kepada pengurus.