Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Citra Planet Scope untuk Meningkatkan Pemrosesan Data Digital pada GIS Siswa SMKN 1 Bukittinggi Sri Kandi Putri; Mentari Dian Pertiwi; Septiana Vratiwi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1238

Abstract

Pelatihan pemrosesan citra PlanetScope (CPS) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMKN 1 Bukittinggi, Departemen Teknik Geomatika, dalam memproses data digital yang relevan untuk Sistem Informasi Geografis (SIG). Pelatihan meliputi pengenalan terhadap konsep dasar citra satelit, teknik pengolahan data, dan penerapan GIS untuk analisis geospasial. Metode yang digunakan meliputi pengembangan materi pelatihan yang disesuaikan dengan kurikulum, penyediaan hardware dan software, serta sesi praktik langsung dan demonstrasi. Pelatihan diikuti oleh 30 siswa, menggunakan instrumen evaluasi pretest–posttest, observasi, serta penugasan praktik. Hasil nilai menunjukkan rata-rata pretest dan 64,47 dengan standar deviasi 12,25, sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 85,29 dengan standar deviasi 11,95. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t = -12,56 dengan p < 0,001. Evaluasi hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa tentang pemrosesan citra CPS dan kemampuan mereka dalam menggunakan perangkat lunak GIS. Pelatihan juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mengaplikasikan keterampilan baru. Secara kesimpulan, Pelatihan CPS terbukti efektif menyiapkan siswa menghadapi kebutuhan industri geomatika berbasis digital.
Pelatihan Literasi Digital bagi Anak Putus Sekolah: Menyiapkan Generasi Siap Teknologi Septiana Vratiwi; Fakhriyah Annisa Afroo; Sinta Westika Putri; Dino Adi Putra
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1414

Abstract

Fenomena putus sekolah menyebabkan anak-anak kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan secara optimal, termasuk dalam penguasaan literasi dasar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan mereka dalam memahami dan memanfaatkan informasi, terutama di era digital yang menuntut keterampilan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi anak-anak putus sekolah dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang literasi digital. Melalui program ini, peserta diperkenalkan serta dilatih menggunakan berbagai perangkat digital gratis yang bermanfaat luas, seperti Google Tools dan Canva. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan dan praktik langsung, di mana peserta tidak hanya mempelajari dasar penggunaan aplikasi, tetapi juga diarahkan untuk membuat proyek desain sederhana berupa spanduk atau brosur menggunakan Canva. Hasil evaluasi proyek akhir menunjukkan 100%, peserta (16 orang) berhasil membuat desain dan 14 orang (87,5 persen) mampu mengunggah dan membagikan link tanpa pendampingan.
Pengukuran Risiko Sosial Penggunaan ChatGPT dengan Domain Risk Management COBIT 4.1 Septiana Vratiwi; Riyan Ikhbal Salam; Ikhsan Ikhsan; Dian Eka Putra; Widya Sri Wahyuni; Rifaldo Pratama
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 6 No 1 (2026): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v6i1.1867

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT telah merevolusi praktik pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam proses pencarian informasi, penyelesaian tugas akademik, dan pengambilan keputusan berbasis pengetahuan. Meskipun demikian, pemanfaatannya juga berpotensi menimbulkan risiko sosial, antara lain misinformasi, bias informasi, serta ketergantungan teknologi yang dapat berdampak pada penurunan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat risiko sosial penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dengan mengadopsi domain Manage Risk (PO9) dalam kerangka COBIT 4.1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap mahasiswa. Instrumen penelitian mencakup lima aspek utama, yaitu Risk Awareness, Risk Identification, Risk Assessment, Risk Response, dan Risk Monitoring. Analisis data dilakukan menggunakan maturity index dan gap analysis antara kondisi saat ini (as-is) dan kondisi yang diharapkan (to-be). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan pengelolaan risiko berada pada rentang 3,22 hingga 3,80 dengan rata-rata pada level 3 (Defined Process), sedangkan tingkat yang diharapkan berada pada level 4 (Managed and Measurable). Hasil analisis kesenjangan menunjukkan bahwa seluruh aspek masih berada di bawah target dengan nilai GAP sebagai berikut: Risk Awareness sebesar 0,72; Risk Identification sebesar 0,78; Risk Assessment sebesar 0,20; Risk Response sebesar 0,21; dan Risk Monitoring sebesar 0,28. Kesenjangan terbesar terdapat pada Risk Identification, sedangkan yang terkecil pada Risk Assessment. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kemampuan yang relatif baik dalam menilai risiko, namun masih mengalami kelemahan dalam mengidentifikasi risiko sejak tahap awal penggunaan ChatGPT. Secara keseluruhan, mahasiswa telah memiliki kesadaran terhadap risiko penggunaan ChatGPT, tetapi pengelolaan risikonya belum optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan tinggi dalam merumuskan kebijakan pemanfaatan kecerdasan buatan secara lebih bijak, sistematis, dan bertanggung jawab.