Bibit kambing terbaik adalah binatang mamalia dan pemakan rumput atau daun-daunan, berkuku genap, tanduk bergeronggang, dan dipelihara sebagai hewan ternak untuk diambil susu, dan perkembangbiakan bibit kambing terbaik.Pada tingkat kelahiran ternak masih rendah karena pengelolaan reproduksinya kurang maksimal. Cara menjaga bibit kambing terbaik yang dikelola dengan metode yang lebih sederhana disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Tetapi pemeliharaan bibit kambing terbaik harus tepat sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, untuk mendukung keputusan pemeliharaan bibit kambing terbaik yang berkualitas. Diperlukan adanya suatu sistem yang akan dapat menganalisa permasalahan, kriteria, dan menyelesaikan masalah dalam pemilihan bibit kambing terbaik yang masih melakukan secara manual terdapat sebuah kekurangan yang membuat kesalahan dalam pemilihan bibit kambing terbaik. seperti mendata bibit kambing terbaik, proses seleksi yang rumit, dan sulit memilih bibit kambing terbaik yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan oleh peternak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan beberapa kriteria tambahan yang dikombinasikan dengan aplikasi sistem pendukung keputusan agar proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat, dan tepat. Untuk menghitung setiap nilai kriteria, dibutuhkan suatu metode sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan dalam pemilihan bibit kambing terbaik dengan Metode Operational Competitivenees Rating Analysis (OCRA). Metode OCRA ) suatu pendekatan pengukuran dari kinerja relatif berdasarkan model nonparametri, dan sederhana untuk menganalisis berbagai sektor dan membandingkan unit-unit keputusan yang berbeda.Berdasarkan penelitian ini, ditemukan hasil dari perangkingan metode OCRA dapat diketahui bahwa kambing yang dinyatakan nilai tertinggi sebagai bibit kambing terbaik adalah kambing dengan nilai 0,975 Yaitu kambing dengan nama Kambing sapera kandang 5 blok 3.