p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Rahmadyanti Rahmadyanti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI DESA SUKAJADI KECAMATAN PANGGARANGAN LEBAK-BANTEN Rahmadyanti Rahmadyanti; Erma Nurhayati
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.10978

Abstract

Stunting (tinggi/panjang berdasarkan usia dengan z-score kurang dari -2 SD) dan defisiensi mikronutrien adalah dua contoh dari masalah gizi. Hal ini menjadikan status gizi balita sebagai indikator kesehatan yang penting karena balita merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi. Daun kelor  mengandung arginin dan histidin, yang sangat penting bagi anak yang tidak mampu memproduksi protein yang cukup untuk pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak daun kelor terhadap peningkatan status gizi balita. Jenis desain penelitian ini menggunakan motode penelitian eksperiment, bersifat analitik dengan rancangan quasi eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah the one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 1 sampai dengan 5 tahun  yang mengalami gizi kurang berjumlah 10 anak dengan pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukan semua balita mengalami kenaikan berat badan dan tinggi badan setelah diberikan ekstrak daun kelor 10 gr selama 14 hari. Hasil uji statistik wilcoson Signed Ranks Test, diperoleh nilai sig. = 0,002 yang berarti lebih kecil dari ? 0,005 yang artinya bahwa Pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi balita.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN DAUN PEPAYA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI KLINIK BIDAN SYIFA YULI AMALIA; RAHMADYANTI RAHMADYANTI
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12476

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, lactose dan garam organic yang di sekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualntitaltif melallui pendekaltaln cross sectionall dengaln metode penelitialn Pral- Eksperimentall design. Populalsi paldal penelitialn ini aldallalh jumlalh seluruh ibu halmil dengan taksiran kelahiran dibulan September yalng beraldal di Klinik Bidaln Syifal yalng berjumlalh 60. Salmpel paldal penelitialn ini yalitu ibu nifas yang berjumlah 40 orang di Klinik Bidaln Syifal. Adapun hasil penelitian ini terdapat perbedaan responden antara sebelum dan sesudah pemberian daun papaya dengan perbedaan rata-rata 0,66 dan p-value = 0,000 artinya terdapat perbedaan pertambahan berat badan bayi yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian daun papaya dimana terjadi peningkatan setelah diberikan intervensi. Disarankan pada ibu yang menyusui agar banyak mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI.