Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Jalan Wonodadi II Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Di Desa Arang Limbung Winarsih Winarsih; Radhitya Perdhana; Yuris Sutanto
Wahana Fisika Vol 9, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i1.68944

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan jalan di Wonodadi II yang mengalami masalah utama yaitu kerusakan jalan yang berbatu dan tanah kuning (timbunan). Wilayah di daerah ini tersusun dari tanah gambut, yang memiliki kekuatan geser yang rendah sehingga rentan terjadi penurunan jalan. Sebelum melakukan pembangunan jalan, perlu mengidentifikasi lapisan permukaan jalan. Metode yang efektif untuk memperoleh informasi lapisan tanah yaitu menggunakan metode geolistrik resistivitas. Metode geolistrik resistivitas digunakan untuk memperoleh data pada penelitian ini. Konfigurasi Wenner-Schlumberger digunakan di empat lintasan, masing-masing dengan panjang 75 meter dan jarak antar elektroda 5 meter. Perangkat lunak Res2DInv digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan, menghasilkan pembuatan data resistivitas penampang dua dimensi (2D). Hasil interpretasi menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 10,0 hingga 2919 Ωm, sesuai dengan kedalaman lapisan bawah permukaan jalan yang bervariasi antara 1,25 hingga 15,9 meter. Komposisi lapisan tersebut yaitu tanah timbunan dengan kedalaman 4 meter, lapisan lempung dan lanau dengan kedalaman 12 meter dan lapisan keras dengan kedalaman 12 hingga 15,9 meter.
Analysis of Water Pollution in the Kapuas River Due to Illegal Gold Mining (IGM) Activities Yuris Sutanto; Elvi Derina Safitri; Andi Ihwan; Hasanuddin Hasanuddin; Kukuh prasetyo
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 23, No 2 (2026): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v23i2.25676

Abstract

Illegal gold mining (IGM) activities, utilizing mercury (Hg) in their processing, have the potential to pollute and impair river functions. Therefore, a study was conducted to analyze the water quality status of the Kapuas River due to IGM activities in Sekadau Regency based on physical and chemical parameters. Water quality status was determined by comparing observations at the research site with quality standards using the Pollution Index (PI) method. In this scientific paper, the physical parameters tested are turbidity, conductivity, total dissolved solids (TDS), total suspended solids (TSS), and water temperature. In contrast, the chemical parameters tested are pH, dissolved oxygen (DO),  Iron (Fe), Hg, lead (Pb), and manganese (Mn). Based on the research results, the parameters that meet the quality standards are TDS, TSS, pH, Hg, Pb, and Mn. Parameters not meeting the quality standards are turbidity, conductivity, water temperature, DO, and Fe. The PI value obtained was (5.25 ± 0.008). Based on the PI value, the water quality status was classified as moderately polluted. The TSS parameter exhibits a radial pattern from the pollution source, indicating that the measured TSS values decrease with increasing distance from IGM activity.