Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teori Dramaturgi Dalam Citra Diri Media Sosial Instagram (Studi Kasus Mahasiswa UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar) Made Ika Kusuma Dewi; Anggara Putu Dharma Putra; Bagus Ade Tegar Prabawa; Komang Dewi Komala Yogantari
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v8i3.25072

Abstract

Second account menciptakan dinamika dramatis baru dalam konteks media sosial, dimana individu memiliki lebih banyak kendali atas presentasi diri pengguna dan cara individu berinteraksi dengan berbagai audiens. Penggunaan second account dapat dianggap sebagai bentuk dramaturgi digital, dimana individu secara sadar membentuk dan memainkan peran dalam pertunjukan online media sosial Instagram. Sejalan dengan pandangan Goffman tentang interaksi sosial sebagai suatu dramaturgi, setiap individu berusaha untuk mengekspresikan diri sesuai dengan harapan sosial dan menciptakan kesan yang diinginkan dihadapan orang lain. Istilah panggung depan merujuk pada apa yang ditampilkan saat individu berinteraksi dengan orang lain atau dalam konteks kelompok sosial dimasyarakat, yang mencerminkan identitas sosial yang diinginkan. Hasil penelitian terdapat penerapan teori dramaturgi pada aktivitas sosial media Instagram mahasiswa UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Mahasiswa memberikan informasi bagaimana aktivitas first account yang mencerminkan bagaimana mahasiswa ingin dikenal oleh pengikut media sosial Instagram agar dapat mencitrakan diri sebaik mungkin. Pada second account aktivitas media sosial yang hanya dapat diakses kalangan tertentu untuk menampilkan sisi yang berbeda dari first account.
Pemanfaatan Grup Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Dalam Sekaa Teruna Teruni Ardhya Garini Di Desa Adat Nyitdah I Wayan Bagus Laksana Putra; I Dewa Ayu Hendrawathy Putri; Bagus Ade Tegar Prabawa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Grup WhatsApp sebagai media komunikasi dalam Sekaa Teruna Teruni (STT) Ardhya Garini di Desa Adat Nyitdah, khususnya terkait karakteristik penggunaan, motif pemanfaatan fitur, serta perannya dalam mendukung komunikasi organisasi dan hubungan sosial anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang melibatkan pengurus dan anggota aktif STT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grup WhatsApp telah menjadi media utama komunikasi organisasi yang mendukung transformasi komunikasi dari tatap muka menuju komunikasi digital yang lebih cepat, fleksibel, dan partisipatif. WhatsApp dimanfaatkan untuk koordinasi kegiatan adat dan organisasi, penyebaran informasi, pembagian tugas, serta pemeliharaan hubungan sosial melalui komunikasi informal. Berbagai fitur seperti chat, voice note, dokumen, foto, dan polling digunakan secara adaptif sesuai kebutuhan komunikasi kelompok. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti penyebaran informasi pada beberapa grup, information overload, miskomunikasi, dan belum optimalnya norma komunikasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi digital dalam organisasi pemuda adat tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh struktur komunikasi, aturan kelompok, dan kemampuan organisasi mengelola interaksi digital secara sistematis.