Albert Albert
Universitas Pelita Harapan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Pengaruh Suku Bunga BI, Money Supply, Inflasi, Dan Kurs Dolar Terhadap Indeks Saham: Studi Kasus LQ45 Dan Jakarta Islamic Index Di Bursa Efek Indonesia Albert Albert; Victor Soeindra; Yanuar Dananjaya
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 3 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.9258

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh suku bunga BI, money supply, inflasi, dan kurs dolar terhadap performa dua indeks saham utama di Bursa Efek Indonesia, yaitu LQ45 dan Jakarta Islamic Index, selama periode Januari 2013 hingga Desember 2022. Dengan menggunakan metode analisis regresi, temuan penelitian mengungkapkan bahwa suku bunga BI memiliki pengaruh positif terhadap kedua indeks saham, sementara money supply, inflasi, dan kurs dolar menunjukkan pengaruh negatif terhadap kedua indeks saham. Koefisien determinasi sebesar 6,3% untuk LQ45 dan 11,3% untuk Jakarta Islamic Index menandakan bahwa sebagian variabilitas dalam kinerja kedua indeks dapat dijelaskan oleh kombinasi faktor-faktor yang diteliti. Dengan 100 sampel yang diperoleh melalui teknik purpose sampling, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemangku kepentingan pasar keuangan, investor, dan pengambil kebijakan. Hasil ini memberikan dasar untuk merancang strategi investasi dan manajemen risiko yang lebih efektif dalam menghadapi dinamika pasar modal Indonesia selama periode penelitian. Penelitian ini berpotensi menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut dan memberikan kontribusi penting dalam memahami hubungan kompleks antara faktor ekonomi makro dan pergerakan indeks saham. Kata Kunci: Suku Bunga BI, Money Supply, Inflasi, Kurs Dolar, Indeks Saham, LQ45, Jakarta Islamic Index, Bursa Efek Indonesia