Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Datar Berdasarkan Tahapan Polya Pada Siswa Smpn Bumi Makmur Kabupaten Musi Rawas Siti Zahara; Khermarinah Khermarinah; Syaipul Amri
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya, yang meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Bumi Makmur Kabupaten Musi Rawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berbeda pada setiap kategori kemampuan. Siswa yang memiliki kemampuan tinggi mampu menyelesaikan soal dengan baik melalui seluruh tahapan Polya secara tepat, sistematis, dan terstruktur. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang masih mengalami kendala pada tahap merencanakan penyelesaian, terutama dalam menentukan strategi yang tepat serta memilih rumus yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan. Adapun siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan sejak tahap memahami masalah, sehingga berdampak pada ketidakmampuan mereka dalam menyusun rencana, melaksanakan prosedur penyelesaian, serta memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan memahami masalah merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan memahami masalah dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis.
Peningkatan Hasil Belajar Akidah Akhlak Menggunakan Model Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Siti Patimah; Khermarinah Khermarinah
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam, 1(2) 2025
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v1i2.267

Abstract

Background: This study was motivated by the low learning outcomes of grade X IPS-2 students in the Akidah Akhlak at MAS Mansyaul Ulum, even though this subject is important for students' character and moral development. Objective: This study aims to improve the learning outcomes of grade X IPS-2 students in the Akidah Akhlak subject at MAS Mansyaul Ulum through the Student Team Achievement Division (STAD) cooperative learning model. Method: The research design used Classroom Action Research (CAR) conducted in three cycles, each consisting of planning, implementation, and reflection, with 21 students as subjects. Data were collected through observation and learning achievement tests and analyzed quantitatively based on the Minimum Competency Criteria (KKM) of 75%. Results: There was a significant increase in student activity and learning outcomes: in the first cycle, student activity was 54.2% with learning outcomes of 28.57%; in the second cycle, activity increased to 71.42% with learning outcomes of 66.67%, and in the third cycle, activity reached 95.23%, with 100% of students achieving the MCC and an average class score of 91.42. Conclusion: The STAD model effectively improves student activity and learning outcomes in Akidah Akhlak. Contribution: This study contributes as a cooperative model that can enhance student engagement in learning based on moral and religious values.
Improving Elementary School Students’ Learning Outcomes through Cooperative Learning Models in Islamic Religious Education Arnilawati Arnilawati; Khermarinah Khermarinah
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam, 2(1) 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v2i1.364

Abstract

Background: Learning outcomes in Islamic Religious Education at the elementary school level are strongly influenced by the learning models applied by teachers. Teacher-centered instructional practices tend to limit student participation and understanding, thus requiring the use of more interactive learning models, such as cooperative learning. Objective: This study aims to analyze the implementation of cooperative learning models and their effectiveness in improving the learning outcomes of fourth-grade elementary school students in Islamic Religious Education. Method: This research employed a quantitative approach. Data were collected through classroom observations and learning outcome tests. Data analysis was conducted using simple statistical techniques, including calculating mean scores, learning completeness, and learning achievement levels. Results: The findings indicate that applying the cooperative learning model improved students’ learning outcomes. This improvement is reflected in higher average test scores and greater learning completeness among students. Conclusion: The study concludes that cooperative learning models are effective in enhancing students’ learning outcomes in Islamic Religious Education at the elementary school level. Contribution: This research provides empirical evidence supporting the effectiveness of cooperative learning as an instructional strategy and offers practical insights for teachers to improve the quality of Islamic Religious Education instruction in elementary schools.