Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya, yang meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Bumi Makmur Kabupaten Musi Rawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berbeda pada setiap kategori kemampuan. Siswa yang memiliki kemampuan tinggi mampu menyelesaikan soal dengan baik melalui seluruh tahapan Polya secara tepat, sistematis, dan terstruktur. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang masih mengalami kendala pada tahap merencanakan penyelesaian, terutama dalam menentukan strategi yang tepat serta memilih rumus yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan. Adapun siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan sejak tahap memahami masalah, sehingga berdampak pada ketidakmampuan mereka dalam menyusun rencana, melaksanakan prosedur penyelesaian, serta memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan memahami masalah merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan memahami masalah dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis.
Copyrights © 2026