Luthfi Noor Aini
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN KUALITAS HIDUP TERKAIT KESEHATAN (HEALTH-RELATED QUALITY OF LIFE) PADA PASIEN KANKER PAYUDARA (Sebuah Studi Kasus) Luthfi Noor Aini
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.13009

Abstract

Keberadaan penyakit kanker dalam tubuh, serta serangkaian pengobatan yang harus dijalani menyebabkan perubahan fisik dan psikis pada diri subjek karena harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru dalam hidupnya sehingga  berpengaruh pada aspek yang menentukan kualitas hidup seseorang khususnya kualitas hidup terkait kesehatan (Health Related Quality of Life). Tujuan penelitian ini adalah eksplorasi bagaimana gambaran kualitas hidup terkait kesehatan serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup terkait kesehatan pada pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang wanita penderita kanker payudara berusia 53 dan 74 tahun, dua orang informan pendukung yakni anggota keluarga (suami dan anak) serta tiga orang informan ahli yaitu dua orang dokter spesialis dan psikolog. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumen. Peneliti menggunakan model analisis eksplikasi data. Hasil penelitian menunjukkan kedua subjek memiliki HRQOL yang positif. Aspek utama yang menentukan kualitas hidup terkait kesehatan pada kedua subjek adalah kesehatan dan fungsi psikologis. Indikator aspek kesehatan dan fungsi psikologis yaitu: spiritualitas, dan semangat tinggi yang dimiliki subjek. Selain semangat tinggi, indikator spiritualitas sangat berpengaruh pada subjek SH. Subjek mengalami peningkatan dalam hal spiritual dibanding saat sebelum menderita kanker payudara. Sedangkan pada subjek MY menekankan pada indikator semangat tinggi. Dukungan yang diberikan keluarga pada MY hanya sebatas dukungan instrumental berupa kesediaan untuk mengantar saat berobat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup terkait kesehatan yang positif diantaranya: pengetahuan dan pemahaman terhadap penyakit, faktor ekonomi, usia dan dukungan sosial.
Pengaruh Kepemimpinan Adaptif dan Self Control terhadap Keterlibatan Kerja Barista Davita Variani; Luthfi Noor Aini
Jurnal Riset Psikologi Volume 6, No. 1 Juli 2026, Jurnal Riset Psikologi (JRP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrp.v6i1.10220

Abstract

Abstract.This study aims to examine the influence of adaptive leadership and self-control on baristas’ job involvement. Adaptive leadership refers to a leader’s ability to respond flexibly to situational demands, adjust approaches, navigate conflicting demands, and adapt behaviour to the complexity of the work environment. Self-control is defined as the ability to regulate emotions, impulses, and actions in alignment with long-term goals, while job involvement reflects a condition in which individuals are cognitively, emotionally, and behaviourally fully engaged in their work. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design involving 115 baristas selected through purposive sampling. The instruments used were the Adaptive Leadership Behaviour Scale, the Short Self-control Scale, and the job involvement scale developed by Kanungo. The results of multiple linear regression analysis indicate that adaptive leadership has a significant effect on job involvement (p = 0.000), and self-control also has a significant effect (p = 0.000). Simultaneously, both variables show a significant effect on job involvement, with an F value of 211.479 and p = 0.000. The R² value of 0.791 indicates that 79.1% of the variance in job involvement can be explained by adaptive leadership and self-control. However, violations of the assumptions of normality, multicollinearity, and heteroscedasticity were found; therefore, the interpretation of the model should be approached with caution. Overall, this study highlights the important role of adaptive leadership and self-control in enhancing baristas’ job involvement.Abstrak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan adaptif, dan self-control terhadap keterlibatan kerja barista. Gaya kepemimpinan adaptif merujuk pada kemampuan pemimpin merespons kebutuhan situasi secara fleksibel, mengubah pendekatan, menavigasi tuntutan yang kontradiktif, dan menyesuaikan perilaku dengan kompleksitas lingkungan kerja, self-control merupakan kemampuan mengatur emosi, impuls, dan tindakan agar selaras dengan tujuan jangka panjang sedangkan keterlibatan kerja merupakan kondisi ketika individu secara kognitif, emosional, dan perilaku terlibat sepenuhnya dalam pekerjaannya. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain eksplanatori dengan 115 barista sebagai responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen meliputi Adaptive Leadership Behavior Scale, Short Self-control Scale, skala keterlibatan kerja dari Kanungo.  Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan adaptif berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan kerja barista (p = 0,000), demikian pula self-control memiliki pengaruh signifikan (p = 0,000). Secara simultan, kedua variabel juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keterlibatan kerja dengan nilai F = 211,479 dan p = 0,000. Nilai R² sebesar 0,791 mengindikasikan bahwa 79,1% variasi keterlibatan kerja dapat dijelaskan oleh gaya kepemimpinan adaptif dan self-control. Meskipun demikian, terdapat pelanggaran pada asumsi normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas sehingga interpretasi model perlu dilakukan secara hati-hati. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan adaptif dan kontrol diri dalam meningkatkan keterlibatan kerja barista.