I Komang Damar Jaya
Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Lokal Kebun Rakyat Kabupaten Lombok Utara (KLU) Indri Sulmayani; Dwi Noorma Putri; Jayaputra; Bambang Budi Santoso; I Komang Damar Jaya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/aebpfh04

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan tanaman penting bagi perekonomian Indonesia, dengan permintaan yang terus meningkat. Namun, luas lahan penanaman dan produktivitas kakao mengalami penurunan. Sebagian besar kakao dikelola oleh perkebunan rakyat (98,86%), yang menggunakan sumber daya lokal secara sederhana. Salah satu tantangan dalam meningkatkan produksi adalah penyediaan bibit berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao lokal di Kabupaten Lombok Utara, yang dikenal sebagai pusat produksi kakao di Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan empat perlakuan: m0 (kontrol), m1 (seresah kakao), m2 (pupuk kandang kambing), dan m3 (kulit kopi), masing-masing dengan lima ulangan. Penelitian berlangsung dari Februari hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan m1 media tanam dari seresah kakao menghasilkan pertumbuhan terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar dan kering tajuk, rasio tajuk-akar, serta IKB segar dan IKB kering. Sementara itu perlakuan m2 media tanam dari pupuk kandang kambing menunjukkan pertumbuhan terendah, meskipun panjang akar tunggangnya lebih besar. Dengan adanya penelitian ini petani dapat mengetahui bahwa seresah kakao yang terurai di sekitar lahan budidaya dapat digunakan menjadi media tanam yang cukup baik untuk pertumbuhan bibit kakao. Penggunaan seresah kakao ini lebih ekonomis dibandingkan dengan media tanam lain serta memanfaatkan seresah kakao akan dapat mengurangi penyebaran penyakit dari lingkungan budidaya.