Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEMANTIC RECONSTRUCTION OF QUR’ANIC VALUES FOR MULTICULTURAL EDUCATION Nasarudin; Abdul Aziz; Muhamad Arfan; Muhammad Zakki Masykur; Kartika Ratnasari
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v23i2.18295

Abstract

This study aims to reconstruct the meaning of multicultural education in the Qur’an through Toshihiko Izutsu’s semantic epistemology and to examine its implications for global ethical principles. Using a descriptive-analytical library research design, the study demonstrates that Izutsu’s semantic framework, comprising the identification of key concepts, basic meanings, relational meanings, historical meanings, and the Qur’anic Weltanschauung, is highly relevant for uncovering the Qur’an’s vision of multiculturalism. The analysis shows that key terms such as syuʿūban, qabāʾila, alsinatikum, and alwānikum are interconnected within a complex semantic network. This interconnection reveals a universal semantic transformation in which these terms shift from narrow pre-Qur’anic connotations to an inclusive worldview that regards ethnic, linguistic, and racial diversity as signs of divine greatness and as foundations for strengthening human relationships (li-taʿārafū), rather than as sources of division. The reconstruction of the Qur’an’s internal semantic network ultimately forms a worldview grounded in equality, dignity, and human brotherhood, where moral worth is determined by piety rather than physical or social identity. The findings further highlight that principles such as tolerance, justice, equality, and humanity emerge as inseparable components of the Qur’anic Weltanschauung, offering a strong philosophical basis for multicultural education rooted in sacred text and oriented toward collective well-being
PERBANDINGAN RAMPAN KARIES PADA ANAK BALITA YANG MENGKONSUMSI SUSU BOTOL DENGAN TANPA BOTOL DI TK YAZIDA NW TANGAR TAHUN 2026 Heny Karuniawati; Kurnia Erma Puri; Abdul Aziz
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/v0jjd657

Abstract

Rampan karies merupakan masalah kesehatan gigi yang signifikan pada anak balita, seringkali berkaitan dengan kebiasaan pemberian susu menggunakan botol dalam jangka waktu lama atau saat tidur. Prevalensi karies rampan yang tinggi dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, termasuk kesulitan makan dan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan rampan karies pada anak balita yang mengkonsumsi susu botol dengan tanpa botol di TK Yazida NW Tangar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dengan sampel berjumlah 30 anak yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis gigi menggunakan indeks def-t dan kuesioner riwayat konsumsi susu botol. Hasil analisis statistik didapatkan nilai p = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara rampan karies anak yang mengkonsumsi susu botol dengan tanpa botol. Anak yang minum susu menggunakan botol menyebabkan cairan susu menggenang dan berkontak dengan gigi dalam waktu lama, menurunkan pH rongga mulut, mengurangi self cleansing, dan memicu demineralisasi. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi susu botol merupakan faktor risiko signifikan terhadap rampan karies pada anak balita.