Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Labor Organization Participation on Minimum Wage Policy in Banten Province Farah Fadilla Putri; Eli Apud Saepudin; Neng Cahya Yulianti; Tasya Adela Talitha; Nabila Astuti Istyaningrum; Azzahra Nayla Aqila
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 3 (2024): MEI-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i3.1660

Abstract

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam konteks ketenagakerjaan, organisasi dapat berupa serikat pekerja atau federasi buruh yang bertujuan memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja. Buruh adalah individu yang bekerja untuk mendapatkan upah. Mereka dapat bekerja di berbagai sektor, seperti industri, manufaktur, dan jasa. Para pekerja seringkali bergabung dengan organisasi untuk memperkuat suara mereka dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Kebijakan adalah seperangkat aturan dan prinsip yang mengatur sesuatu. Dalam konteks ketenagakerjaan, kebijakan dapat berupa undang-undang, peraturan pemerintah, atau kesepakatan bersama antara pengusaha dan pekerja yang mengatur hak dan kewajiban pekerja, upah, jam kerja, dan syarat-syarat kerja. Organisasi buruh mempunyai peranan penting dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja. Mereka menganjurkan kebijakan-kebijakan yang pro-buruh, seperti upah minimum yang layak, jam kerja yang manusiawi, dan kondisi kerja yang aman. Organisasi buruh juga membantu pekerja dalam menyelesaikan perselisihan dengan pengusaha. Kebijakan yang pro tenaga kerja dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Kebijakan yang baik dapat memastikan pekerja mendapatkan upah yang layak, jam kerja yang manusiawi, dan kondisi kerja yang aman. Organisasi, pekerja, dan kebijakan saling terkait erat. Organisasi buruh membantu pekerja memperjuangkan hak dan kesejahteraannya. Kebijakan yang pro tenaga kerja dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya
Dampak kebijakan Bantuan Langsung Tunai  terhadap Pengurangan Dampak Ekonomi dari Pandemi COVID-19  Termasuk Evaluasi Terhadap Efisiensi Distribusi Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Rofika Rofika; Eli Apud Saepudin; Neng Cahya Yulianti; Adi Ardiansyah; Della Puspita Sari
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c1y2tr44

Abstract

Sejak awal tahun 2020, pandemi COVID-19 telah melanda dunia dan menyebabkan banyak masalah kesehatan dan ekonomi, termasuk di Indonesia. Untuk menanggapi dampak tersebut, pemerintah Indonesia meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk membantu orang-orang yang paling terdampak dengan uang. Jurnal ini memeriksa bagaimana kebijakan BLT berdampak pada pengurangan dampak ekonomi pandemi dan seberapa efektif mereka memberikan bantuan kepada masyarakat. Meskipun dampak BLT sementara, hasil analisis menunjukkan bahwa hal itu meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi domestik, dan membantu menurunkan angka kemiskinan. Tantangan distribusi seperti ketidakmerataan penyaluran dan kemungkinan penyalahgunaan masih perlu ditangani. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efisiensi program di masa mendatang, evaluasi berkala dan peningkatan kejelasan dalam proses distribusi sangat penting. Jurnal ini diharapkan dapat membantu pengambil kebijakan membuat strategi pemulihan ekonomi yang lebih baik.