Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) PADA REMAJA DI KOTA SAMARINDA TAHUN 2024 Rindha Mareta Kusumawati; Siti Hadijah Aspan; Albertasia Anggita; Angelina Bulan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat "SIDOLUHUR" Vol 4 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai tonggak penerus generasi merupakan aset penting dalam membangun negara yang kokoh. Namun, nyatanya remaja di seluruh dunia masih menghadapi berbagai tantangan dan masalah kesehatan. Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) adalah suatu pelayanan kesehatan yang diperuntukkan bagi remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan dan memberikan pelayanan yang sesuai usia dan berkualitas. Namun, data tentang cakupan remaja yang mengakses layanan PKPR secara nasional belum ada hingga saat ini. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja akan tersedianya Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di puskesmas sehingga dapat memaksimalkan pemanfaatan PKPR di puskesmas. Sosialisasi telah dilaksanakan di SMPN 28 Samarinda pada bulan Januari 2024. Kegiatan ini diikuti oleh total 150 siswa. Metode yang digunakan adalah berupa sosialisasi terstruktur dan dibantu dengan media promosi kesehatan leaflet.
PEMILIHAN PEMBIMBING SKRIPSI BERBASIS MACHINE LEARNING DAN KOMBINASI METODE MCDM: SELECTION OF THESIS SUPERVISORS BASED ON MACHINE LEARNING AND A COMBINATION OF MCDM METHODS Hamada Zein; Siti Hadijah Aspan
Rabit : Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/rabit.v10i2.6387

Abstract

The selection of thesis advisors is a critical step in supporting students’ academic success. This study proposes the hybrid model that combines the C4.5 classification method with the AHP-SAW-TOPSIS multi-criteria decision-making approach to provide objective and systematic advisor recommendations. In the initial phase, the first advisor is selected using four classification algorithms: Decision Tree (C4.5), K-Nearest Neighbor (KNN), Support Vector Machine (SVM) with RBF kernel, and Naive Bayes. The C4.5 algorithm achieved the highest accuracy at 95%. The second advisor is determined using AHP to assign weights to four criteria: supervision load, academic rank, seminar involvement, and research interest alignment. These weights are applied in the SAW method for normalization and initial scoring, followed by TOPSIS to produce the final ranking. The top-ranked advisor is the sixth, followed by the second and tenth. The hybrid approach offers advantages over using either Machine Learning or MCDM alone. Machine Learning excels in identifying patterns from historical data for accurate predictions, while MCDM explicitly incorporates multiple criteria and institutional preferences. Their combination creates a recommendation system that is both precise and policy-aware. Sensitivity analysis shows stable results, indicating that the assigned weights are relevant. This model supports fair, data-driven decision-making and helps reduce the administrative burden of advisor assignments at the university level.
Edukasi Penerapan 3M Plus di Samarinda untuk Mencegah Penyebaran Penyakit DBD: Education on The Implementation of 3M Plus in Samarinda to Prevent The Spread of Dengue Fever Apriyani; Rindha Mareta Kusumawati; Kartina Wulandari; Suwignyo; Siti Hadijah Aspan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Di Kota Samarinda kasus DBD pada tahun 2023 ialah 867 kasus positif dengan 3 kasus meninggal dunia yang dimana Kota Samarinda berada di urutan ketiga kasus DBD tertinggi setelah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan kasus 1555 positif dan 4 kasus meninggal dunia dan Kota Balikpapan dengan 1019 kasus positif dan 4 meninggal dunia . Kasus DBD tertinggi di Kota Samarinda terdapat pada Puskesmas Bengkuring khususnya di Kelurahan  Sempaja Utara. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah kepedulian masyarakat tentang bahaya DBD serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan penerapan 3M Plus. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya DBD serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan dengan menerapkan 3M Plus. Metode edukasi dilakukan dengan membagikan media cetak seperti brosur/poster/leaflet serta pemutaran video edukasi sehingga dapat menambah wawasan masyarakat sekitar untuk menerapkan upaya 3M Plus terhadap 30 warga. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyatakan bahwa mereka akan mulai menerapkan 3M Plus di rumahnya.   Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a serious public health issue in Samarinda City, with 867 confirmed cases and 3 deaths reported in 2023. Samarinda ranks third in East Kalimantan for DHF incidence, following Kutai Kartanegara Regency and Balikpapan City. The highest number of cases in Samarinda was recorded at the Bengkuring Community Health Center, especially in North Sempaja Subdistrict. This community service activity aimed to increase public awareness of DHF and promote preventive efforts through the implementation of the 3M Plus strategy (draining, closing, recycling, and additional prevention measures). Educational interventions were conducted using printed media (brochures, posters, leaflets) and video screenings. The activity received positive responses from participants, who showed high enthusiasm and expressed their intention to apply the 3M Plus strategy in their daily lives. The initiative demonstrated the importance of health education in empowering communities to prevent the spread of DHF.