Ahmad Bardi
Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Analisis Yurudis Penerapan Pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Tentang Pembelaan Terpaksa Yang Menyebabkan Kematian Ahmad Bardi; Eernawati Eernawati; Bq. Aula Permata Mulia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7091

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu 1) bagaimana pengaturan mengenai pembelaan paksa menurut pasal 49 KUHP? 2) bagaimana penerapan Pasal 49 KUHP dalam perkara pidana? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan mengenai pembelaan korban paksa menurut Pasal 49 KUHP dan penerapan Pasal 49 KUHP dalam perkara pidana. Penulisan hukum ini menggunakan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 49 KUHP mengatur perbuatan “pembelaan darurat” atau “pembelaan terpaksa” (noodweer) bagi diri sendiri maupun bagi orang lain, dengan memenuhi syarat-syarat yaitu penyerangan yang melawan hukum dan seketika, yang mana pembelaan tersebut sifatnya memaksa dan penyerangan tersebut ditujukan langsung kepada badan, kehormatan, kesusilaan serta benda milik diri sendiri maupun orang lain. Menerapkan Pasal 49 KUHP dalam perkara tindak pidana, hakim tidak dapat menjatuhkan sanksi kepada pelaku tindak pidana yang memenuhi syarat Pasal 49 KUHP atau tindakan yang dilakukan merupakan tindakan pembelaan diri yang memaksa yang mengakibatkan terjadinya tindak pidana yang menimbulkan alasan hapusnya pidana.