Ariani Yestati
Palangka Raya University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perjanjian Jual Beli Tanah: Eksistensi Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara Ariani Yestati; Joanita Jalianery
Palangka Law Review VOLUME 1 ISSUE 1, MARCH 2021
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/palarev.v1i1.2551

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tanggung jawab camat sebagai PPAT sementara dalam perjanjian jual beli tanah di kecamatan Kahayan Tengah dan Jabiren Raya, dan untuk mengetahui Hambatan apa saja yang dihadapi camat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai PPATS di kecamatan Kahayan Tengah dan Jabiren Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Hukum Empirik atau Penelitian Hukum Sosiologis. Hasil penelitian yaitu Camat sebagai PPATS bertanggung jawab secara formil dan materiil atas Akta Jual Beli yang dibuatnya, termasuk pertanggungjawaban hukum dalam Akta Jual Beli yang dibuatnya; Hambatan yang dialami camat sebagai PPATS antara lain banyaknya tanah di kecamatan kahayan tengah dan Jabiren Raya yang asal-usulnya tidak memiliki bukti tertulis, dan profesi camat yang sering berpindah akan tetapi jabatan PPATS yang berlaku untuk satu wilayah, tidak berlaku saat camat berpindah tugas ke daerah lain. Kesimpulan penelitian yakni tanggung Jawab Camat sebagai PPAT Sementara adalah sama dengan tanggung jawab PPAT biasa yakni formil dan materil. Kendala- kendala yang dihadapi camat bersifat internal dan eksternal, yakni tanah yang asal-usulnya tidak memiliki bukti yang jelas dan dalam bentuk tertulis dan keengganan Camat untuk menjadi PPAT Sementara
Green Politics and Parties: Strategies for internalising Green Politics in Indonesia Rico Septian Noor; Kiki Kristanto; Ariani Yestati; Joanita Jalianery; Evi
Pandecta Research Law Journal Vol. 20 No. 1 (2025): June, 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pandecta.v20i1.16691

Abstract

This study aims to put forward the idea of a strategy for internalising Green Politics in Indonesia by looking at good practices in other countries such as the practice of green party campaigns in Australia and the presence of Green Parties in Germany. This study uses Qualitative research. This method was chosen to analyse and deeply explore important issues related to Green Politic in this study. This study concludes that there are 2 (two) efforts to internalise Green Politic in Indonesia, namely First, by initiating an environment-based social movement into political parties in Indonesia such as the practice carried out by the Indonesian Forum for the Environment (WALHI) by looking at the good practices of the Green campaign in Australia and the second is the idea of internalising Green Politic through the formation of Green Parties in Indonesia such as the practice of green parties in Germany with the hope that these two efforts can make changes, especially in efforts to do justice in the environmental field through the process of formulating policies that are in favour of environmental issues in Indonesia.