Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS COACHING GROW ME DALAM MEMBANTU GURU SD MERANCANG MATERI AJAR MATEMATIKA BERBASIS CONCRETE-PICTORIAL-ABSTRACT Martha Kustiani; Hery Winoto; Takim Andriono; Maya Devi Kusumadjaja
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12399

Abstract

Pembelajaran matematika kelas 1 dan 2 merupakan dasar pengenalan matematika pada tingkat sekolah dasar. Guru perlu merancang strategi yang efektif dalam pembelajaran matematika. Strategi yang efektif dalam pembelajaran matematika kelas 1 dan 2 adalah menggunakan pendekatan concrete-pictorial-abstract (CPA). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru tidak melaksanakan tahapan pendekatan CPA tersebut atau guru masih mengajar matematika dengan cara konvensional. Penelitian ini mengkaji efektivitas coaching GROW ME dalam membantu guru kelas 1 dan 2 merancang materi ajar matematika berbasis CPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coaching GROW ME efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam merancang materi ajar berbasis CPA. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan rubrik penilaian untuk mengumpulkan data. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang pendekatan CPA dalam pembelajaran matematika dan kemampuan mereka dalam merancang materi ajar yang sesuai dengan pendekatan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan nilai kompetensi guru kelas 1 dan 2 dalam mengajar matematika mencapai nilai di atas 3,26 (tinggi). Coaching GROW ME terbukti sebagai metode yang efektif untuk membantu guru dalam merancang materi ajar pelajaran matematika berbasis CPA. Kata kunci: GROW ME; matematika; concrete-pictorial-abstract. Abstract: Learning mathematics in grades 1 and 2 served as the foundation for introducing mathematics at the elementary school level. Teachers needed to design effective strategies for mathematics instruction. An effective strategy in teaching mathematics to grades 1 and 2 was using the concrete-pictorial-abstract (CPA) approach. Observations showed that teachers either did not implement these CPA stages or still taught mathematics conventionally. This study examined the effectiveness of the GROW ME coaching method in assisting grade 1 and 2 mathematics teachers to design CPA-based instructional materials. The research findings indicated that GROW ME coaching was effective in enhancing teachers' competence in designing CPA-based instructional materials. The study employed interview methods and assessment rubrics to gather data. The analysis results demonstrated an improvement in teachers' understanding of the CPA approach and their ability to design instructional materials suitable for this approach. Additionally, the research showed that the competence of grade 1 and 2 mathematics teachers had reached scores above 3.26 (high). GROW ME coaching had proven to be an effective method in aiding teachers to design CPA-based instructional materials.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien Dengan Mediasi Kepercayaan Dan Kepuasan Pasien Di Klinik Pratama Berkat Viola Ratana Maitri; Hery Winoto; Soegeng Wahyoedi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.8257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien, dengan kepercayaan dan kepuasan berperan sebagai variabel mediasi pada Klinik Pratama Berkat. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 125 pasien yang telah melakukan minimal dua kali kunjungan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Untuk menganalisis data, digunakan pendekatan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yang cocok untuk meneliti hubungan kompleks antar variabel. Hasil temuan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan dan kepuasan pasien. Namun, pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien terbukti tidak signifikan. Sebaliknya, kepercayaan dan kepuasan berperan sebagai mediasi yang signifikan dalam membentuk loyalitas. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pengetahuan di bidang manajemen pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat praktis bagi pengelola klinik dalam menyusun strategi untuk meningkatkan retensi pasien.
Peran Persekutuan dalam Rangka Pembangunan Karakter Kaum Muda Menyongsong Indonesia Emas Jennie Keliat; Hery Winoto
Journal of Management and Creative Business Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Journal of Management and Creative Business
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/jmcbus.v4i4.7590

Abstract

This study aims to analyze the role of fellowship (koinonia) in shaping the character of young people as part of the Human Capacity Development strategy within the Karo Batak Protestant Church (Gereja Batak Karo Protestan/GBKP). The research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), participant observation, and document analysis involving youth mentors, pastors, church leaders, and young people from three GBKP congregations: GBKP Simpang Tuntungen (urban), GBKP KSD Simpang Tuntungen (semi-urban), and GBKP Bintang Meriah (rural). Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that fellowship plays a strategic role in fostering spirituality, Christian character, leadership, social competence, and young people's readiness to face the challenges of the digital era. When implemented consistently, fellowship serves as an effective means of Human Capacity Development by promoting learning, mentoring, ministry involvement, and interpersonal relationships among its members. Nevertheless, the effectiveness of fellowship continues to face several challenges, including low youth participation, the influence of digital media, the limited availability of contextualized ministry programs, and inadequate leadership succession. This study recommends a youth development model that integrates spirituality, character formation, leadership development, and human capacity development within the life and ministry of the church.