Rudiana Fibriani
STIE YAPAN Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Akuntan Yang Unggul, Kinerja Keuangan Yang Unggul: Peran Mediasi Berurutan Antara Ketersediaan Ti Dan Kualitas Laporan Keuangan Ujang Syaiful Hidayat; Rudiana Fibriani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11598

Abstract

The rapid development of technology has resulted in many corporate entities adopting digital AIS, while accountants are still trying to catch up with their competencies in the use of IT. This study was conducted to examine the effect of accountant competence on IT availability, financial report quality and financial performance, with the novelty of testing sequential mediation of IT availability and financial report quality. The researcher distributed questionnaires to 110 staff accountants in companies that adopted digital AIS, then the data were processed using SEM-PLS technique. This study found that although accountants have sufficient knowledge and skills, they still feel unfamiliar in using digital accounting information systems. On the other hand, the use of digital AIS can improve the quality of financial statements, but can reduce financial performance due to differences in SAK interpretation in digital AIS programming. However, the point is, quality financial reports, whether made manually or with digital AIS, can help users make the right decisions.
Analisis Implementasi Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan pada Koperasi Ujang Syaiful Hidayat; Rudiana Fibriani
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9854

Abstract

Koperasi sebagai badan usaha yang berorientasi pada kesejahteraan anggota menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan fungsi pelayanan ekonomi internal dengan kewajiban kepatuhan perpajakan sebagai entitas usaha formal. Permasalahan utama yang ditemukan adalah masih beragamnya implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam mendukung pemenuhan kewajiban perpajakan, mulai dari keterbatasan pemahaman regulasi hingga belum terintegrasinya sistem akuntansi dengan administrasi fiskal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sistem Informasi Akuntansi dalam kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan koperasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam pada beberapa koperasi di Sidoarjo, Gresik, Madiun, dan Pasuruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian koperasi telah melakukan perhitungan pajak, namun umumnya masih dilakukan pada akhir tahun sehingga menimbulkan kejutan fiskal. Beberapa koperasi belum melakukan penghitungan secara optimal karena keterbatasan pemahaman regulasi dan teknis perpajakan. Selain itu, ditemukan praktik klasifikasi akun yang tidak sepenuhnya sesuai substansi ekonomi transaksi. Penelitian juga menunjukkan bahwa koperasi dengan SIA terintegrasi memiliki kesiapan administrasi perpajakan yang lebih baik. Disimpulkan bahwa kualitas implementasi SIA berperan penting dalam mendukung kepatuhan perpajakan koperasi melalui penyediaan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan bagi pengambilan keputusan fiskal.
Manajemen Laba dalam Sorotan Tax Avoidance: Moderasi Audit Pajak pada Perusahaan Subsektor Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia Rudiana Fibriani; Istiyanatul Mahbubah
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9880

Abstract

Praktik penghindaran pajak (tax avoidance) masih menjadi tantangan dalam optimalisasi penerimaan negara, terutama pada sektor yang memiliki kompleksitas operasional dan eksposur global seperti subsektor perkebunan kelapa sawit. Fleksibilitas dalam pelaporan keuangan melalui manajemen laba serta pengawasan melalui audit pajak menjadi dua faktor yang diduga memengaruhi perilaku perpajakan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen laba terhadap tax avoidance serta peran audit pajak sebagai variabel moderasi pada perusahaan subsektor perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode PLS-SEM menggunakan SmartPLS 4.0. Manajemen laba diukur menggunakan discretionary accruals, tax avoidance menggunakan cash effective tax rate (CETR), dan audit pajak menggunakan variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, sementara audit pajak berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Namun demikian, audit pajak terbukti mampu memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengawasan fiskal lebih berperan dalam membentuk hubungan antar variabel dibandingkan sebagai faktor langsung. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur akuntansi perpajakan, khususnya terkait interaksi antara kebijakan akuntansi dan mekanisme pengawasan pajak dalam konteks industri berbasis sumber daya.