Asdiana
Institut Seni Budaya Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ESTETIKA SENI KALIGRAFI ISLAM PADA KUBAH MASJID AGUNG AL-MUNAWWARAH KOTA JANTHO Asdiana; Destri Wulanda; Alfikhairina Jamil
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v7i1.16585

Abstract

Estetika yang mengkaji tentang keindahan akan menurun nilainya jika dikaitkan dengan kesenangan sensual atau duniawi. Sebaliknya, jika estetika dikaitkan dengan moral dan agama maka nilainya akan semakin tinggi. Kita dapat menemukan nilai estetika ini di dalam karya seni seperti karya Seni Kaligrafi atau Seni Khat. Seni Kaligrafi merupakan salah satu cabang seni rupa yang mampu memikat daya tarik seseorang dengan keindahan tulisannya. Dengan model Khat yang bermacam-macam Kaligrafi kemudian menjadi ornament bagi Masjid atau tempat-tempat suci lain dan menjadi bagian dari seni Arsitektur Islam. Macam-macam ukiran yang terdapat pada sisi dinding, tiang, bahkan atap Masjid menjadi Ikon ciri khas dari agama Islam. Kaligrafi mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh karya seni lainnya. Khat murni lahir dari Seni Islam yang merupakan pengejawantahan firman Allah Swt yang suci. Tidak seperti karya seni lainnya yang mendapat pengaruh dari budaya non muslim seperti Musik, Arsitektur, Lukis dan lain sebagainya. Indonesia is a country rich in diversity, be it religion, ethnicity and culture. Aceh is one of the areas in Indonesia where the majority of the population is Muslim. This makes the Aceh region have many mosques with various shapes and beauty. The author will analyze the aesthetics of calligraphy at the Al Munawwarah Mosque in Jantho City. This mosque has a unique shape with a semicircular building with a very large dome. This study aims to examine the background of each calligraphy found on the inside of the dome of the Al Munawwarah Mosque in Jantho City. The research method uses a qualitative method by collecting data, direct observation of the research object and conducting interviews with sources from the mosque administrators and creators, collecting photo documentation. The results of this study indicate that on the dome of the Al Munawwarah Mosque in Jantho City there are 2 (two) types of calligraphy, namely tsuluts khat and kufi khat because they are easy to apply, especially on curved areas such as the area on the dome of the mosque. Using a dominant green color is preferred in Islam. Consists of the Al-Fatihah letter at the top which means umbrella and the main points of the contents of the Al-Quran as a guideline in our lives as Muslims. At the foot of the dome there is the Verse of the Chair as a reminder of the oneness of Allah SWT. And between the two are placed Asmaul Husna.
Smart Furniture: Konsep Interior Kamar Indekos Wulanda, Destri; Asdiana
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v7i2.16782

Abstract

  Tantangan pada desain interior kamar indekos adalah keterbatasan luasan kamar tetapi tetap memenuhi aktivitas penghuninya. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui penerapan konsep smart furniture pada kamar kost, dimana menekankan pada teknologi dan furnitur multifungsi dengan lahan yang terbatas. Penelitian ini menggunakan strategi kualitatif dengan metode perancangan design thinking. Penelitian ini menghasilkan karakteristik produk funitur pada interior kamar indekos berdasarkan kebutuhan pengguna, dimana style yang digunakan menggunakan konsep minimalist untuk menciptakan suasana yang sederhana, elegan, dan luas. Selanjutnya available space pada kamar kos harus menyediakan beberapa area untuk mewadahi aktivitas penghuninya, seperti area tidur, area makan, area belajar, area bersantai, toilet, hingga sirkulasi. Pada aspek investment, material yang digunakan adalah kayu oak, dimana kayu ini bersifat kuat, keras dan tahan lama. Selanjutnya life style penghuni kost yang mandiri dan praktis sehingga kamar kost harus memiliki fasilitas lengkap dan sejalan dengan gaya hidup penghuni kos. Aspek functionality juga diterapkan pada produk furnitur yang memiliki berbagai fungsi seperti wall bed sebagai area tidur dan juga area bersantai, kemudian meja multifungsi sebagai area kerja dan makan. Selain itu, konsep smart furniture yang diterapkan dalam kamar kost ini menggunakan sistem otomatisasi pencahayaan, penghawaan, serta keamanan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni serta dapat menghemat energi.
Ornamen Masjid Tuha Bugeung Sawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun Diana Sari; Isra Farabi; Fauziana Izzati; Asdiana
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 7 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v7i2.16977

Abstract

Provinsi Aceh, yang masyhur dengan julukan Serambi Mekkah, telah lama dikenal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi ajaran Islam sejak masa lampau. Banda Aceh, yang kini menjadi ibu kota provinsi, dahulunya merupakan pusat Kesultanan Aceh Darussalam—sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada abad ke-14 dan memainkan peran penting dalam sejarah penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada masa itu banyak peninggalan masjid tuha bersejarah salah satu nya masjid tuha bugeng sawang yang terletak di kecamatan peudada kabupaten bireuen. Penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode survei serta pendekatan kualitatif naturalistik. Secara umum, jenis penelitian yang digunakan termasuk dalam penelitian lapangan (field research), di mana data utama diperoleh secara langsung dari sumber pertama di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan teknik observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen yang berkaitan dengan objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Tuha Bugeng Peudadah memiliki nilai estetika yang tinggi, tercermin dalam kesederhanaan bentuk yang harmonis dengan lingkungan, penggunaan material lokal yang berkelanjutan, dan ornamen yang kaya makna simbolik.  Keunikan estetika masjid ini tidak hanya terletak pada keindahan visualnya, tetapi juga pada nilai-nilai filosofis dan spiritual yang terkandung di dalamnya, yang mencerminkan kearifan lokal dan adaptasi terhadap konteks lingkungan.  Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang estetika arsitektur tradisional Aceh dan pentingnya pelestarian warisan budaya