Hendrikus Febrianto Fernandez
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INKULTURASI PROSESI: USAHA PEWARTAAN INJIL KRISTUS DALAM UNGKAPAN KESALEHAN UMAT Hendrikus Febrianto Fernandez
Jurnal Reinha Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v14i2.232

Abstract

Saat ini, inkulturasi menjadi tema penting untuk dibicarakan di tengah populernya ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Namun, berbagai usaha inkulturasi yang diusahakan baru menyentuh tahap awal dan belum mencapai tahap inkulturasi mendalam yang sesungguhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apa itu inkulturasi dan bagaimana sesungguhnya usaha inkulturasi itu dijalankan, khususnya dalam ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai sumber dari dokumen Gereja, pandangan para Teolog dan mengumpulkan temuan baru yang berkaitan dengan tema inkulturasi. Pembahasan mengenai penelitian ini meliputi, pengertian ikulturasi, pengertian kesalehan umat, inkulturasi kesalehan umat dan refleksi kritis atasnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa untuk menjaga prosesi sebagai ungkapan iman, diperlukan usaha inkulturasi secara mendalam kepada umat beriman mengenai segi-segi teologis, liturgis dan antropologis dari prosesi. Usaha inkulturasi yang benar dan mendalam dari prosesi menjadikannya sebagai tanda sakramentali untuk menerima buah utama sakramen-sakramen.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIIb pada Materi Yesus Pemenuhan Janji Allah dengan Menggunakan Metode Talking Stick di SMP N 1 Tanjung Bunga Sisilia Ernesliana Kela Kamolen; Yohana Fernandez; Hendrikus Febrianto Fernandez
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIIIB di SMP Negeri 1 Tanjung Bunga pada materi “Yesus Pemenuhan Janji Allah” melalui metode Talking Stick. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, belum ada peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75, sedangkan pada siklus II terdapat 22 peserta didik yang mencapai KKM dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 84,62%. Selain itu, metode Talking Stick juga meningkatkan partisipasi, fokus, dan rasa percaya diri peserta didik selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, metode Talking Stick efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.
INKULTURASI PROSESI: USAHA PEWARTAAN INJIL KRISTUS DALAM UNGKAPAN KESALEHAN UMAT Hendrikus Febrianto Fernandez
Jurnal Reinha Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v14i2.232

Abstract

Saat ini, inkulturasi menjadi tema penting untuk dibicarakan di tengah populernya ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Namun, berbagai usaha inkulturasi yang diusahakan baru menyentuh tahap awal dan belum mencapai tahap inkulturasi mendalam yang sesungguhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apa itu inkulturasi dan bagaimana sesungguhnya usaha inkulturasi itu dijalankan, khususnya dalam ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai sumber dari dokumen Gereja, pandangan para Teolog dan mengumpulkan temuan baru yang berkaitan dengan tema inkulturasi. Pembahasan mengenai penelitian ini meliputi, pengertian ikulturasi, pengertian kesalehan umat, inkulturasi kesalehan umat dan refleksi kritis atasnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa untuk menjaga prosesi sebagai ungkapan iman, diperlukan usaha inkulturasi secara mendalam kepada umat beriman mengenai segi-segi teologis, liturgis dan antropologis dari prosesi. Usaha inkulturasi yang benar dan mendalam dari prosesi menjadikannya sebagai tanda sakramentali untuk menerima buah utama sakramen-sakramen.