p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Reinha
Damianus Suryo Pranoto
Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REFLEKSI FILOSOFIS DAN TEOLOGI KEBEBASAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF ARMADA RIYANTO Damianus Suryo Pranoto
Jurnal Reinha Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v14i2.281

Abstract

Fokus tulisan ini ingin menguraikan tentang kebebasan manusia sebagai makhluk peziarah. Maksudnya, bagaimana manusia dalam memahami dan merefleksikan eksistensi dan esensi dalam hidupnya yang bertujuan untuk menyatakan makna eksistensi seseorang sebagai subyektif “aku bertindak”, dalam artian keberadaan seseorang yang mampu menciptakan makna hidup melalui sikap-sikap kemanusiaan seperti peduli, membantu, menolong, dan bertanggung jawab bahkan memampukan diri rela berkorban demi orang lain. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berdasarkan literatur buku yang menitikberatkan pada tindakan manusia sebagai makhluk rasional dan sensitivitas terhadap kehidupan dan metode konsep filosofis juga digunakan, diungkapkan melalui refleksi pribadi terkait kebebasan manusia dalam berelasi dengan sesamanya serta membahas konsep-konsep filosofis seperti eksistensi manusia, kebebasan, jiwa, tubuh, dan tujuan hidup. Dengan demikian tulisan ini membahas eksistensi manusia dari segi tubuh dan jiwa, menjelaskan dualitas yang ada dalam manusia yang menyoroti kebebasan subyektif, di mana kebebasan dipahami sebagai tanggung jawab yang membutuhkan kesadaran akan nilai moral masing-masing individu. Oleh karena itu, kebebasan manusia ingin menunjukkan pemaknaan hidup dalam relasi dengan sesamanya dengan menyadari tanggung jawab moralnya sebagai suatu landasan mencapai kesempurnaan diri.
ETIKA KOMUNIKASI NEW MEDIA SEBAGAI UPAYA TANGGUNG JAWAB TERHADAP LIYAN DALAM PERSPEKTIF EMMANUEL LEVINAS Damianus Suryo Pranoto; Fransiskus Xaverius Eko Armada Riyanto
Jurnal Reinha Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v16i1.391

Abstract

Media digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, tetapi juga menciptakan ruang yang rentan terhadap disinformasi. Transformasi ini menciptakan ruang interaksi yang cepat dan terbuka, tetapi juga melahirkan tantangan etis berupa ujaran kebencian, disinformasi, dan dehumanisasi. Tulisan ini membahas etika komunikasi new media sebagai bentuk tanggung jawab terhadap liyan dalam perspektif Emmanuel Levinas. Tujuannya ialah menganalisis bagaimana prinsip etika Levinas dapat diterapkan dalam komunikasi digital untuk merespons kehadiran liyan sebagai subjek yang menuntut tanggung jawab etis. Tulisan ini memakai metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan hermeneutika. Penulis menafsirkan pemikiran Levinas tentang fenomenologi wajah sebagai dasar komunikasi yang bermoral. Maka, langkah pembahasannya akan dimulai dengan menguraikan konsep liyan dan tanggung jawab etis dalam pemikiran Levinas, kemudian menghubungkannya dengan praktik komunikasi di media sosial. Levinas menekankan bahwa kehadiran liyan, baik secara fisik maupun virtual, menuntut respons moral yang menghargai martabat manusia. Karena itu, tulisan ini mau menegaskan etika Levinasian dalam konteks media digital, menawarkan perspektif alternatif untuk mengatasi degradasi nilai etika di ruang virtual bahwa kesadaran dari individu akan bertanggung jawab terhadap liyan yang menjadikan dasar untuk membangun interaksi digital lebih manusiawi dan bermartabat. Jadi, etika komunikasi dalam new media bukan hanya teknik, melainkan sikap eksistensial mengutamakan hormat dan kepedulian terhadap sesama.