Muhammad Turmuzi
University of Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA  SISWA KELAS VIII SMPN 11 MATARAM Aulia Rahmayani Akbar; Ketut Sarjana; Muhammad Turmuzi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/styfy552

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dipengaruhi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan Adversity Quotient (AQ). Siswa masih kesulitan memahami soal, menentukan strategi penyelesaian, serta mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 103 siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 51 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adversity Quotient berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 61,6%. Kemampuan berpikir kritis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 71,1%. Secara simultan, Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan konstibusi sebesar 77,8%. Oleh karena itu, hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin baik kemampuan pemecahan masalah matematikanya.