Ketut Sarjana
University of Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Menigkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas IX SMP Negeri 1 Batulayar Tahun Ajaran 2025/2026 Gusti Ayu Ari Kediri; Ketut Sarjana; Ratna Yulis Tyaningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada materi bangun ruang sisi datar di SMPN 1 Batulayar tahun ajaran 2025/2026. Penelitian melibatkan 27 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain posttest-only control design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi keaktifan siswa dan tes kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan uji t independent two-tailed, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 80,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 61,44. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 4,502 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,00856 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu, hasil effect size sebesar 1,247 (kategori sangat tinggi) menunjukkan bahwa model Problem Based Learning memiliki pengaruh kuat secara praktis terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA  SISWA KELAS VIII SMPN 11 MATARAM Aulia Rahmayani Akbar; Ketut Sarjana; Muhammad Turmuzi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/styfy552

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dipengaruhi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan Adversity Quotient (AQ). Siswa masih kesulitan memahami soal, menentukan strategi penyelesaian, serta mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 103 siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 51 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adversity Quotient berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 61,6%. Kemampuan berpikir kritis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 71,1%. Secara simultan, Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan konstibusi sebesar 77,8%. Oleh karena itu, hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin baik kemampuan pemecahan masalah matematikanya.